“Jajaran Syuriyah, Tanfidziyah, Lembaga dan Lajnah kita isi sesuai dengan bidang keahliannya. Sehingga NU dapat digerakkan secara institusional building,” katanya.
Gus Solah menegaskan bahwa NU secara organisatoris harus menguatkan lembaga Syuriyah sebagai lembaga pengambil kebijakan, sedang Tanfidziyah sebagai pelaksana.
”Dengan gerakan secara organisatoris NU akan mampu menaungi warga NU yang ada dimana-mana, “ tegas Gus Solah.
Dr. Pujiono, MA utusan dari PCNU Jember, merespon positif pemaparan Gus Solah terutama dalam bidang pendidikan dan politik kebangsaan.
“Kita memang harus menghilangkan mitos bahwa siapapun yang memimpin NU, maka NU tetap akan jalan. Pengalaman Gus Solah dan Kiai Haji Hasyim Muzadi berjuang di NU merupakan modal yang sangat ideal dalam membangun kejayaan NU,” katanya.
Rais Syuriah PCNU Lumajang KH. Husni Zuhri di tengah-tengah acara menyampaikan bahwa Gus Solah dan Kiai Hasyim Muzadi merupakan tokoh yang memiliki keilmuan dan pengalaman yang cukup dalam memimpin NU.
”Semoga NU semakin baik dan jaya ditengah-tengah tantangan aliran dan paham diluar NU,” kata Kiai Husni. (HMS).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




