Kamis, 29 Juli 2021 15:08

Kasus Meningkat, Polres Blitar Kota Geser Konsentrasi Penegakan Prokes ke Wilayah Kabupaten

Kamis, 17 Juni 2021 13:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Kasus Meningkat, Polres Blitar Kota Geser Konsentrasi Penegakan Prokes ke Wilayah Kabupaten
Operasi yustisi penegakan prokes dilakukan di jalan raya, pasar tradisional, dan lokasi keramaian lainnya.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polres Blitar Kota menggeser konsentrasi penegakan protokol kesehatan ke enam kecamatan di Kabupaten Blitar yang masuk wilayah hukum Polres Blitar Kota. Yakni di Kecamatan Nglegok, Ponggok, Srengat, Udanawu, Wonodadi, dan Sanankulon.

Kapolres Blitar AKBP Yudhi Hery Setyawan melalui Kasubag Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rochan mengatakan, di enam kecamatan itu diberlakukan penebalan personel dan kegiatan penegakan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan karena banyaknya tambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Blitar.

Apalagi, angka kematian dan rasio kematian Covid-19 di Kabupaten Blitar berada di posisi teratas di antara 37 daerah lain di Jawa Timur.

Mencapai 11,6 persen atau 766 kematian. Dengan rincian, kematian konfirmasi Covid-19 sebanyak 657 kasus, kematian karena komorbid 44 kasus, dan kematian probable sebanyak 65 kasus.

BACA JUGA : 

Optimalkan PPKM Level 4, Polres Blitar Kota Pertimbangkan Pemberlakuan Sistem Ganjil-Genap

Manfaatkan Bus Sekolah, Pemkot Blitar Launching Vaksinasi Door to Door

Dua Kapolres di Surabaya Dimutasi Bersamaan

Kota Blitar Masuk PPKM Level 4, Santoso: Namun Ada Kelonggaran

"Untuk memutus penularan Covid-19 di enam kecamatan di Kabupaten Blitar, sanksi yang diberikan kepada pelanggar bukan lagi teguran lisan. Namun, kami memberikan sanksi tindak pidana ringan (tipiring)," tegas Rochan.

Operasi yustisi penegakan prokes dilakukan di jalan raya, pasar tradisional, dan lokasi keramaian lainnya. Mereka yang terjaring tidak memakai masker langsung diberi sanksi.

Selain memperketat operasi yustisi penegakan prokes, pihaknya juga akan menutup lokasi-lokasi hang berpotensi menimbulkan kerumunan. "Kami juga akan menutup sementara lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan," imbuhnya.

Untuk diketahui, data Satgas Penanganan Covid-19, jumlah kasus kumulatif di Kabupaten Blitar kini mencapai 5.991 kasus. (ina/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...