Rabu, 28 Juli 2021 21:03

Kurangi Sampah Organik, Pemkot Probolinggo Kampanyekan Gerakan Daster Si Ipah

Rabu, 09 Juni 2021 14:51 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Sugianto
Kurangi Sampah Organik, Pemkot Probolinggo Kampanyekan Gerakan Daster Si Ipah
Sekda Kota Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati. (foto: ist)

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Guna mengurangi sampah di Kota Probolinggo, Pemkot Probolinggo menggelar Gerakan Daster Si Ipah (Dengan Komposter Siap Pilah Sampah). Giat itu dihadiri oleh Sekda Kota Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati.

“Sampah itu persoalan yang kompleks. Dari tahun ke tahun keberadaan sampah di Kota Probolinggo mengalami peningkatan,” katanya, Rabu (9/6/2021).

Menurut dia, peningkatan sampah itu terjadi di Taman Pemrosesan Akhir (TPA) serta banyaknya penimbunan sampah liar di sejumlah titik di wilayah Kota Probolinggo. “Ini menunjukkan adanya produksi sampah per individu semakin meningkat,” katanya.

Berdasarkan data, timbulan sampah dengan komposisi sampah organik mencapai 6 persen, sedangkan dua landfill di TPA sudah mengalami overload. “Satu landfill lainnya sekarang sudah hampir penuh,” ungkapnya.

BACA JUGA : 

Didatangi Forkopimda, Paguyuban PKL Kota Probolinggo Gagal Gelar Aksi Demo

Wali Kota Probolinggo Apresiasi Bantuan Batman untuk Warga Isoman

Pabrik Kayu di Probolinggo Ludes Terbakar, Kerugian hingga Miliaran Rupiah

PPKM Darurat, Pemkot Probolinggo Beri Bantuan Stimulus Rp 200 Ribu untuk PKL Pasar Tugu

Ninik Ira Wibawati menjelaskan, guna menghadapi persoalan sampah, pemkot kini melakukan berbagai inovasi. Salah satunya dengan mengembangkan pengomposan dengan memilah sampah yang melibatkan para ibu rumah tangga.

"Makanya, dengan Daster Si Ipah ini, kita berharap bisa mengurangi timbulan sampah di Kota Probolinggo,” tandasnya.

Giat Sosialisasi Gerakan Daster Si Ipah tersebut tak hanya dihadiri oleh Sekda Kota Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati, namun juga dihadiri pejabat teras Pemkot Probolinggo. Seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setiorini Sayekti dan Kepala BLH Rachma Deta Antariksa. (ugi/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...