Kamis, 29 Juli 2021 08:42

TPA Jember akan Dijadikan Wisata Edukasi

Minggu, 06 Juni 2021 01:07 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
TPA Jember akan Dijadikan Wisata Edukasi
Sekda Jember Mirfano menyiram pohon yang ditanam di TPA.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kabupaten Jember ke depan bakal dijadikan tempat wisata edukasi. Rencana ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember Eko Heru Sunarso dalam acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (5/6).

"Ke depan, konsep kita akan menjadikan TPA ini menjadi wisata edukasi. Salah satu yang kita rencanakan adalah merehabilitasi lahan yang ada di sini, akan kita lakukan penataan tata ruang, yang awalnya sampah menggunung kita ratakan menjadi zona hijau menjadi wisata edukasi," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Eko juga menyampaikan setiap harinya Kabupaten Jember memproduksi 800 ton sampah. Namun yang masuk ke TPA Jember hanya 180 hingga 200 ton. Sementara sisanya kurang lebih 600 ton, masih liar kerena belum terakomodir di TPA yang berada di Lingkungan Krajan, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Pakusari.

"Hal tersebut terjadi karena Jember masih belum memiliki peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang sampah. Sehingga pemerintah tidak dapat memberi punishment kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan," ujarnya.

BACA JUGA : 

Peringati HLH, DLH Kota Batu Gelar Rembukan dan Penandatanganan Komitmen Bersama Shining Brantas

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PKK Kota Kediri Gelar Gerakan Tanam Pohon di Sumber Dadapan

Hari Lingkungan Hidup, BLH Kota Probolinggo Gratiskan Tiket Masuk TWSL

Menteri LHK dan Direktur Nuffic Neso Umumkan 2 Pemenang Climate Adaptation Challenge 2021

Oleh sebab itu, kata Heru, Pemerintah Kabupaten Jember akan segera membuat perda yang mengatur tentang sampah, termasuk pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Selain itu juga agar ada sanksi bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Mirfano menyampaikan alasan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ditempatkan di TPA.

"Lokasi ini (TPA) kita jadikan titik awal pembenahan dari pengelolaan sampah di Kabupaten Jember. Sehingga kenapa di hari lahir lingkungan hidup sedunia ini kita tempatkan di sini, banyak rencana-rencana yang akan dikembangkan oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam rangka mengelola ini menjadi sebuah tempat ekowisata edukasi," ucapnya.

Acara tersebut diwarnai penanaman pohon di atas tumpukan sampah yang telah diratakan. (yud/eko/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...