Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara simbolis menanam pohon cemara laut pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 di kawasan Pantai GWD Banyuwangi, Jatim, Rabu (5/6/2024). Foto: Dok. Humas Pemkab Banyuwangi
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani bersama ratusan pelajar dan pegiat lingkungan hidup menggelar penanaman pohon cemara laut pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, di kawasan Pantai Grand Watu Dodol, Rabu (5/6/2024).
"Semoga peringatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memulai perilaku dan gaya hidup yang lebih memperhatikan lingkungan. Kita hanya punya satu bumi, maka bersama-sama harus dijaga bumi ini dan mulai dari diri lalu menularkan ke sekeliling kita," katanya.
BACA JUGA:
- Permintaan di Atas 80 Persen, Wings Air Rute Surabaya-Banyuwangi Tambah Jadwal Penerbangan
- Tour de Ijen Digelar 28-31 Juli 2025, Lintasan 593 Km Siap Tantang Pembalap Dunia
- Buka BEC 2025, Gubernur Khofifah: Dampaknya Mendunia
- Kenakan Pakaian dari Limbah Plastik di Taman Hijau SLG, Gadis Kediri ini Beri Pesan Jaga Lingkungan
Dari hasil riset, pohon cemara laut mampu menyerap karbondioksida hingga 394 kilogram per pohon dalam setahun. Sehingga, penanaman pohon cemara ini, mendukung upaya pengurangan emisi untuk mencapai target zero net emission pada 2050.
Ipuk juga berharap, pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan hidup, mulai dari membuang sampah hingga isu perubahan iklim.
Selain itu, Bupati Ipuk juga menyebut, tindakan untuk menjaga lingkungan yaitu dengan melakukan pengelolaan sampah berbasis sirkular.
"Kami terus menggalakkan berdirinya tempat pengolahan sampah terpadu (3R) seiring dengan tumbuhnya perilaku masyarakat untuk memilah sampah. Bahkan ada 3 TPST di Banyuwangi yang akan mengolah sampah menjadi bahan RDF untuk bahan bakar industri semen," ucapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




