Rabu, 28 Juli 2021 21:48

Ngantor di Balai Desa Tulungrejo, Bupati Kediri Tanyakan Pelayanan pada Warga

Sabtu, 05 Juni 2021 09:25 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Muji Harjita
Ngantor di Balai Desa Tulungrejo, Bupati Kediri Tanyakan Pelayanan pada Warga
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kanan) saat berada di Kantor Desa Tulungrejo Kecamatan Pare.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana membuktikan janjinya untuk berkantor di Kantor Desa di Kabupaten Kediri secara bergiliran. Untuk itu, Mas Bup Dhito -sapaan akrabnya- ngantor di Balai Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Jumat (4/6/21).

Begitu datang, ia langsung meninjau tempat pelayanan yang ada di luar ruangan, yaitu joglo balai desa. Tampak masyarakat keluar masuk kantor untuk mengurus surat menyurat seperti KK, KTP, Akte Kelahiran, dan lain-lain.

Melihat ada warga yang sedang antre, Masbu Dhito langsung bertanya kepada warga tersebut.

"Mau mengurus apa mbak?,” tanya dia.

BACA JUGA : 

Pastikan Bantuan Sampai di Tangan, Bupati Kediri Datangi Rumah Warga Isoman Pakai Vespa

Segera Dirikan RSDS, Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri Tinjau Lokasi di Bekas Kantor Dispertabun

Tinjau Tempat Isolasi Terpadu di Gedung SKB Kediri, Mas Dhito Akan Siapkan 2 Rumah Sakit Darurat

Bupati Dhito Keluarkan SE Tentang Penerapan PPKM Level 3 di Kabupaten Kediri

Warga Tulungrejo bernama Auriely tersebut menjawab ingin mengurus pangajuan kredit rumah. Dengan cekatan dan luwes, petugas langsung memberikan pelayanan kepada warga tersebut.

Acungan jempol pun diberikan oleh bupati kepada seluruh petugas pelayanan di Balai Desa Tulungrejo, khususnya kepala desa yang memberikan pelayanan cepat kepada warga.

“Pelayanan administrasi yang ada di Desa Tulungrejo bisa dijadikan contoh oleh desa-desa lain agar juga bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Saya berharap hal seperti ini bisa dipertahankan, karena pada hakikatnya pemerintahan itu dimulai dari tingkat desa. Seorang bupati tanpa kepala desa bukanlah siapa-siapa. Artinya, kunci sebuah kesejahteraan warga adalah ada di tingkat desa,” katanya.

Mas Bup Dhito menyadari untuk menangkap sebuah persoalan terkadang terdapat kendala, di mana proses laporannya sangat panjang untuk sampai ke bupati. Oleh sebab itu, ia pun akan mengubah pola, di mana ia akan berkantor di balai-balai desa. Nantinya acara Jumat Ngopi juga akan dipindah ke desa-desa.

“Hal ini akan lebih mensikronkan program-program yang ada di desa dengan kabupaten. Prosesnya dari musrenbang desa naik ke musrenbang kecamatan, kemudian ke tingkat musrenbang kabupaten. Kita awali di Desa Tulungrejo karena jumlah penduduknya sangat besar, baru kemudian nanti ke desa lain,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Tulungrejo Mat Nur Kasan menyampaikan, sejak pandemi Covid-19, seluruh pelayanan memang ditempatkan di luar ruangan. Selain tempatnya luas dan terbuka, juga untuk menghindari berkerumunnya warga saat mengurus surat-menyurat.

“Di balai desa ini setiap harinya mampu melayani sekitar 50 warga yang mengurus surat menyurat. Setiap pelayanan rata-rata membutuhkan waktu 30 menit, jadi tidak membutuhkan waktu lama. Begitu pengurus datang, petugas kami langsung menanganinya. Alhamdulillah selama sekitar 1 tahun berjalan dengan lancar. Dan dengan penerapan protokol kesehatan, penularan covid 19 dapat diminimalisir,” ujar Mat Nur Kasan. (uji/ns)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...