Kamis, 29 Juli 2021 09:47

Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, Gusdurian Mojokutho Pare Gelar Kemah Lingkungan

Kamis, 03 Juni 2021 09:29 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Muji Harjita
Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, Gusdurian Mojokutho Pare Gelar Kemah Lingkungan

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Relawan Gusdurian Mojokutho, Pare, Kabupaten Kediri, akan menggelar acara kemah lingkungan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, tanggal 5-6 Juni 2021, di Tempat Wisata Ragil Kuning, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Antok Beler, Koordinator Gusdurian Mojokutho Pare menjelaskan, bahwa acara ini sengaja digelar di tempat wisata sekalian untuk mengedukasi masyarakat pentingnya kelestarian lingkungan hidup.

"Acara kemah lingkungan ini juga akan diisi kegiatan seperti teatrikal, pembacaan puisi, sarasehan, pembibitan, penanaman, dan aksi lingkungan lainnya," katanya, Kamis (3/6).

Menurut Antok, peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tanggal 5 Juni yang mengambil tema "Apa yang Kamu Tanam, Itu yang Kamu Tuai" ini dilaksanakan secara terbatas mengingat masih pandemi Covid-19. Setiap peserta juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan seperti wajib pakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

BACA JUGA : 

Gusdurian Mojokutho Kolaborasi dengan KOPI, Bagikan Sayuran ke Warga Gadungan yang Sedang Isoman

Peringati HLH, DLH Kota Batu Gelar Rembukan dan Penandatanganan Komitmen Bersama Shining Brantas

​Tebar 129.000 Ikan, Kiai Asep dan Gus Bara Datangi Empat Titik Sungai di Mojokerto

Peduli, IKA Stikosa AWS bersama Gusdurian dan INTI Bagikan 200 Paket Takjil

"Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia ini hanya melibatkan Gusdurian Muda, Pemerintah Desa Krenceng, Kecamatan Kepung dan beberapa kawan dari Lintas Komunitas Lingkungan," pungkas Antok.

Seperti diketahui, setiap tanggal 5 Juni diperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia atau World Environment Day. Peringatan yang dilakukan di seluruh dunia ini diketahui bermula sejak tahun 1974.

Lingkungan hidup menjadi isu penting yang sudah jadi perhatian sejak lama. Banyaknya penebangan pohon memicu sejumlah potensi kerusakan alam yang berpotensi merusak ekosistem.

Mengutip dari website resmi UNESCO dan KLHK, Hari Lingkungan Hidup se-Dunia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setiap 5 Juni. Peringatan ini menyoroti isu perlindungan dan kesehatan lingkungan sebagai masalah utama yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi di seluruh dunia.

Dalam sejarahnya, peringatan ini pertama kali dicetuskan pada tahun 1972 dalam konferensi besar pertama tentang isu-isu lingkungan hidup, yang dikenal sebagai Konferensi Lingkungan Manusia atau Konferensi Stockholm. Konferensi digelar di Stockholm, Swedia pada 5-16 Juni 1972.

Usulan mengenai diperingatinya Hari Lingkungan Hidup se-Dunia disampaikan oleh Jepang dan Senegal. Konferensi itu menghasilkan beberapa kesepakatan terkait kondisi lingkungan.

Kemudian pada 15 Desember 1972, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi (A/RES/2994 (XXVII) dan menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup se-Dunia. Resolusi itu juga meminta negara-negara dan organisasi yang berada di bawah PBB untuk memperingati hari ini setiap tahun dan menegaskan kembali kepedulian mereka terhadap pelestarian dan peningkatan lingkungan, dengan maksud untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.

Pada 5 Juni 1974, Hari Lingkungan Hidup se-Dunia pertama kali dirayakan. Tema perdana yang diusung adalah 'Only One Earth'. (uji)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...