Kamis, 29 Juli 2021 10:34

Gelar Rakor Wasin, Jokowi Ingatkan Seluruh Kepala Daerah Tak Selewengkan Anggaran PEN

Kamis, 27 Mei 2021 20:24 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Supardi
Gelar Rakor Wasin, Jokowi Ingatkan Seluruh Kepala Daerah Tak Selewengkan Anggaran PEN
Wawali Pasuruan Mas Adi saat mengikuti Rakor Wasin bersama Presiden Jokowi.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) didampingi Pj. Sekda Kota Pasuruan Anom Surahno dan Inspektur Kota Pasuruan, serta perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset setempat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah (Wasin), di Media Command Centre Kota Pasuruan, Kamis (27/5/2021).

Acara yang digelar secara virtual ini turut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal tentang Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). "APIP dalam hal ini Inspektorat, BPK, dan BPKP memiliki fungsi untuk mencapai tujuan pembangunan," ucap Jokowi.

Mengingat belanja Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berjalan lambat, yakni baru tercairkan sebesar 24,6 persen dari total pagu anggaran di APBN 2021, maka Jokowi mengingatkan agar anggaran yang tahun ini dialokasikan sebesar Rp 699 triliun cepat direalisasikan dengan tepat sasaran tanpa ada penyalahgunaan dana atau wewenang.

BACA JUGA : 

Santai Pakai Sarung, ​Gus Ipul Tinjau Beberapa Hotel yang Bakal Disewa untuk Rumah Isolasi

Dialog Dengan Pemilik Warung dan PKL, Wali Kota Pasuruan Sosialisasikan PPKM Level 4

Wali Kota Pasuruan Hadiri Paripurna Pertanggungjawaban APBD TA 2020

Pemkot Pasuruan Upayakan Situasi yang Kondusif dalam Penyaluran Bansos di 4 Lokasi

"Saya minta BPKP dan seluruh aparat pengawas intern pemerintah melihat betul, mencari penyebab lambatnya realisasi belanja anggaran ini. Ini ada apa? Memberikan solusi, menawarkan jalan keluar untuk mengatasi masalah ini. Ini tugas dalam mengawal belanja lalu mengawal agar kementerian/lembaga dan pemda bisa merealisasikan belanjanya dengan cepat dan akuntabel," jelas Jokowi.

Jokowi juga menegaskan tidak akan ada toleransi jika ada penyalahgunaan wewenang terkait anggaran tersebut. Terlebih korupsi yang dilakukan di masa pandemi seperti saat ini.

"Saya tegaskan tidak ada toleransi terhadap korupsi dan penyalahgunaan uang negara. Semuanya harus dihemat dalam rangka menghadapi pandemi, di saat kami semua sedang bekerja keras untuk mempercepat pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi," tegasnya. (par/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...