Sabtu, 24 Juli 2021 08:53

Datangkan Konsultan Proyek IKN Baru, Eks Tambang di Gresik Akan Disulap Jadi Eduwisata

Minggu, 23 Mei 2021 18:18 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Datangkan Konsultan Proyek IKN Baru, Eks Tambang di Gresik Akan Disulap Jadi Eduwisata
Eks tambang di wilayah Kecamatan Manyar. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik agar eks tambang yang tak terpakai dikelola menjadi sarana eduwisata (wisata edukasi/pendidikan), sarana perekonomian, ruang terbuka hijau, dan kegiatan lain, tampaknya akan segera terwujud.

Pemkab Gresik bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pusat serta pemilik eks tambang untuk mewujudkan hal tersebut.

"Hari Jumat (21/5/2021), saya mewakili rapat di provinsi membahas eks tambang di Gresik yang akan disulap menjadi sarana eduwisata, sarana perekonomian, penghijauan, dan kegiatan lain," ucap Sekretaris Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Gresik, Johar Gunawan kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (23/5/2021).

Menurut Johar, eks tambang yang bakal digarap untuk kegiatan tersebut luasnya mencapai 500 hektare. Tersebar di wilayah Kacamatan Kebomas, Gresik, dan Manyar.

BACA JUGA : 

Polres Gresik Hentikan Penambangan Galian C di Desa Jatirembe dan Jatiroboh Benjeng, Diduga Ilegal

Kapolres Gresik Imbau Kades Tak Perlu Takut Pakai DD untuk Tangani Covid-19

Bupati Gus Yani Pastikan Warga Isoman Non-KTP Gresik Juga Dapat Bantuan

Ketua RW di Kebomas Pusing, Warga Isoman Covid-19 Non KTP Gresik Tak Bisa Dapat Bantuan

Saat ini, lanjut Johar, proyek itu masih dalam tahap sosialisasi. "Jadi, pemerintah pusat dan provinsi, serta Gresik saat ini dalam tahap sosialisasi sebelum proyek tersebut mulai dikerjakan," terang Johar.

Johar mengungkapkan bahwa pemerintah telah menggandeng konsultan ternama untuk menggarap proyek ini, yaitu konsultan yang memenangkan proyek pengerjaan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia baru di Kalimantan Timur.

"Desain sudah selesai. Pokoknya bagus sekali," kata Johar sambil mencoba meyakinkan.

Ia menambahkan bahwa lahan eks tambang seluas 500 hektare di wilayah Kecamatan Kebomas, Gresik, dan Manyar akan disulap menjadi 7 distrik untuk kegiatan masyarakat. Mulai tempat eduwisata, kuliner, sarana perekonomian, penghijauan, dan kegiatan lain.

"Semua untuk kemajuan daerah, semoga projectnya cepat terwujud," pungkasnya. (hud/ian)

HUT ke-7 BANGSAONLINE.com, Dimeriahkan Lomba Desain Logo dan Tumpengan Bersama Anak Yatim
Sabtu, 24 Juli 2021 01:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 BANGSAONLINE.com berlangsung khidmat dengan mengikuti protokol kesehatan secara ketat. HUT ke-7 BANGSAONLINE.com digelar secara terbatas, tapi tetap mengundang para anak yatim untuk doa bersama...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 20 Juli 2021 16:57 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan - Saya ingat ketika sekolah madrasah di kampung. Nama sekolah saya Madrasah Miftahul Choir. Di Desa Patemon, Kecamatan Tanah Merah. Kabupaten Bangkalan Madura.Ustadz Tasik, guru saya, selalu mengingatkan tentang dua kerusa...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...