Kamis, 24 Juni 2021 20:15

Kunjungi Probolinggo, Menteri KKP Janjikan Dorong Sektor Perikanan dan Kelautan

Senin, 03 Mei 2021 19:14 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Andi Sirajuddin
Kunjungi Probolinggo, Menteri KKP Janjikan Dorong Sektor Perikanan dan Kelautan
Menteri Kelautan dan Perikanan didampingi Yusron Wahid saat berkunjung ke Pondok Hati Rangkang-Probolinggo. (foto: ist)

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono ke Probolinggo membawa angin segar bagi keberlangsungan sektor perikanan dan kelautan. Dia berjanji akan menyinkronkan program pemerintah pusat dan daerah dalam hal pengembangan sektor perikanan dan kelautan.

"Tetapi di sisi lain yang paling penting adalah saya ingin bekerja sama, pemerintah pusat dengan pemerintah daerah langsung yang berhubungan dengan rakyat, khususnya adalah untuk pengembangan sektor ekonomi di sektor kelautan. Dari pengembangan ekonomi masyarakat di sektor perikanan dan kelautan," ujar Trenggono saat berkunjung ke Pondok Hati, Desa Rangkang, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Sakti Wahyu Trenggono menerangkan bahwa di Kabupaten Probolinggo ada Pulau Gili Ketapang dan di sekitarnya yang bisa dikembangkan untuk budi daya kerapu dan budi daya lobster.

"Di pantainya ini akan dikembangkan udang dan komoditas lain nanti saya akan turunkan Dirjen Perikanan Budi Daya yang akan kerja sama dengan dinas perikanan. Kemudian nanti akan kita lihat tahun depan. Intinya nanti akan ada estate-estate yang menjadi unggulan-unggulan," tegasnya.

BACA JUGA : 

Yayasan Buddha Tzu Chi Bantu Warga Terdampak Covid-19 di Probolinggo

Sidak Pasar Ikan, Dewan Kota Probolinggo Temukan Retribusi Tak Berporporasi

Wali Kota Probolinggo: Anggaran di-Refocussing, Tender Proyek Ditunda

Sempat Tertunda, Pilkades Probolinggo Bakal Digelar Serentak Akhir Tahun 2021

Sementara itu, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, S.E., mengaku sangat bersyukur karena Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) telah banyak mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat di Kabupaten Probolinggo.

"Ada beberapa hal yang beliau sampaikan. Insya Allah ke depan akan di-support berkaitan dengan industri budi daya perikanan di Kabupaten Probolinggo, baik itu budi daya air laut, payau, maupun tawar," katanya.

Menurut Bupati Tantri, saat ini pihaknya diberikan tugas oleh Menteri KKP untuk menyusun inside atau hitung-hitungan secara kasar potensi perputaran ekonomi, tenaga kerja yang terlibat, dan seterusnya, sehingga nanti dari pilihan tiga poin tadi, air laut, payau, dan tawar bisa dilihat mana yang paling potensial dan memungkinkan untuk dikembangkan di Kabupaten Probolinggo.

"Yang jelas kami sama-sama klik, artinya Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama dengan pemerintah daerah satu pemikiran bahwasanya kita ingin semangatnya meningkatkan dan menguatkan sektor ekonomi, khususnya di sektor industri perikanan, baik budi daya dan tangkap," terangnya.

Lebih lanjut, Bupati Tantri menegaskan ada beberapa hal yang disampaikan. Seperti Kampung Rajungan yang ada di Kecamatan Sumberasih maupun Kampung Kerapu yang ada di Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih.

"Kami akan terus menampung semua aspirasi masyarakat Pulau Gili Ketapang. Mohon doanya agar supaya apa yang nantinya kita rencanakan baik kementerian maupun pemerintah daerah bisa terlaksana dengan baik," jelasnya.

Bupati Tantri juga menegaskan bahwa Kabupaten Probolinggo merupakan penghasil rajungan di daerah Kecamatan Sumberasih, dan sudah mampu mengekspor. Kemudian kerapu, tetapi masih banyak yang belum berminat, padahal sebetulnya pangsa pasarnya di luar Indonesia itu terbuka sekali. Ini yang kemudian ditangkap sehingga pihaknya ingin mengembangkan Kampung Kerapu khususnya di Gili Ketapang, termasuk lobster.

"Kami beberapa waktu yang lalu belajar ke Balai Benih di Situbondo. Ternyata di sana sedang mencoba untuk mengembangkan budi daya lobster dengan sistem kerambah jaring apung. Kami sedang menunggu hasil dari Situbondo, jika hasilnya bagus, seharusnya secara ilmiah karena kondisi geografis dan pantainya mirip, maka juga bisa dikembangkan di Kabupaten Probolinggo," pungkasnya.

Perlu diketahui, kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan kali ini tidak hanya membawa program pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Tetapi, juga memberikan bantuan secara langsung kepada pondok pesantren dan masyarakat. (ndi/zar)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Kamis, 24 Juni 2021 07:56 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejak Covid-19 melonjak lagi secara drastis, penanganan Covid-19 tampak kewalahan. Vaksinasi belum maksimal. Alternatif lain belum mendapat izin. Bahkan konvalesen kini jadi barang langka.Benarkah? Silakan simak tuli...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...