Rabu, 12 Mei 2021 02:14

Gagal Temui Bupati Bangkalan, Pokmas Dua Desa Janji Akan Geruduk Kantor Pemkab Tiap Jam Kerja

Kamis, 22 April 2021 16:01 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Subaidah
Gagal Temui Bupati Bangkalan, Pokmas Dua Desa Janji Akan Geruduk Kantor Pemkab Tiap Jam Kerja
Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Perreng dan Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan saat hendak menyampaikan aspirasi ke Bupati Bangkalan. (foto: ist)

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Gagal menyampaikan aspirasi ke Bupati Bangkalan, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Perreng dan Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan berjanji akan menggeruduk Kantor Pemkab Bangkalan setiap hari di jam kerja mulai Senin (26/4/2021) mendatang.

Salah satu aspirasi yang ingin disampaikan oleh kedua kelompok masyarakat tersebut, yakni terkait nilai scoring terhadap bakal calon kepala Desa Perreng dan Desa Kapor yang tidak dimunculkan.

"Keluarkan nilai scoring pada pengalaman kerja dua calon ini. Karena satu poin terkait di pengalaman kerja tidak memiliki nilai. Padahal, pada malam hari nilainya ada, tapi pas pagi harinya sudah hilang," ujar Abdurrahman Tohir, Korlap Pokmas Desa Perreng, Kamis (22/4/2021).

Dirinya mempertanyakan salah satu bacalon kepala Desa Perreng yang justru memiliki ijazah palsu, namun lolos verifikasi cakades. Sehingga pihaknya meminta Bupati Bangkalan mendengarkan aspirasi masyarakat dengan mengeluarkan surat sakti bupati.

BACA JUGA : 

Penembakan Misterius Terjadi di Toko Milik Anggota DPRD Bangkalan, Satu Karyawan Terluka

Kerja Sama Budi Daya Bibit Kedelai, Bupati Bangkalan Teken MoU dengan Khalifah Incorporation

Hasil Pilkades Bangkalan, Ini Nama-nama Cakades Terpilih Versi Hitung Cepat

Tarawih Cepat dan Keseruan Aktivitas Ramadan di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan

"Kami akan terus perjuangkan, baik secara politik maupun secara hukum ke PTUN. Saya yakin, panitia P2KD dan TFPKD tidak profesional dalam proses administrasi, makanya penilaian administrasinya tidak objektif," terangnya.

Sementara itu, Ketua TFPKD Kabupaten Bangkalan Akhmad Ahadiyan Hamid menjelaskan, Bupati Bangkalan tidak dapat memenuhi panggilan karena sedang berada di Jakarta menemui Kemensos menyerahkan dokumen gelar pahlawan nasional Syaikhona Muhammad Kholil. Sedangkan, P2KD desa masih disibukkan dengan masalah validasi data PDT pilkades.

"Saya sarankan, permasalahan ini juga lakukan pengaduan ke PTUN agar segera mendapatkan putusan dari pengadilan, sehingga hasil dari pengadilan dapat menjadi dasar hukum kita," pungkasnya. (ida/uzi/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...