Kamis, 13 Mei 2021 10:39

Tunaikan Janji Politik, Bupati Kediri Revitalisasi 1.400 RTLH di Kampung Inggris Pare

Selasa, 20 April 2021 10:55 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Tunaikan Janji Politik, Bupati Kediri Revitalisasi 1.400 RTLH di Kampung Inggris Pare
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono ketika memberi keterangan kepada wartawan usai berkampanye di Kampung Inggris Pare tahun 2020 lalu. (foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Satu demi satu, janji politik Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat kampanye lalu mulai dipenuhi. Salah satunya adalah mengenai penataan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kampung Inggris Kecamatan Pare.

Dalam program ini, Mas Bup Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri itu, bekerja sama dengan Kementerian PUPR. Ia berharap program ini bisa mengurangi jumlah rumah tak layak huni di Kabupaten Kediri.

"Selain itu di Kampung Inggris Pare merupakan salah satu ikon Kabupaten Kediri di mana terkenal dengan wisata edukasi belajar bahasa Inggris," katanya, Selasa (20/4/2021).

Mas Bup Dhito juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat karena memberikan bantuan program pengentasan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kampung Inggris Pare.

BACA JUGA : 

Warga Kediri Tewas Terkena Ledakan Petasan yang Dibuatnya Sendiri, Tubuh Putus Menjadi Tiga Bagian

Wali Kota Kediri Siapkan Pekerjaan bagi Istri Salah Satu Pahlawan KRI Nanggala-402

Serahkan Bantuan Si Jamal, ​Wali Kota Kediri Inginkan Anak Janda Bisa Angkat Derajat Keluarganya

Tinjau Simpang Tiga Mengkreng Kabupaten Kediri, Dirregident Korlantas Polri: Aman dan Kondusif

"Setiap kepala daerah pasti membutuhkan bantuan serta program dari pemerintah pusat. Salah satu program yang paling krusial dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat adalah Program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya)," imbuhnya.

Menurut Dhito, Pemerintah Kabupaten Kediri mendapatkan bantuan Program BSPS untuk 1.400 rumah. "Untuk rumah yang tidak layak huni nantinya akan mendapatkan dana stimulan dari pemerintah sebesar Rp20 juta, yang dapat digunakan untuk pembelian bahan bangunan Rp17, 5 juta dan sisanya Rp2, 5 juta untuk upah tukang," urainya.

Mas Bup Dhito menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu janjinya untuk menata rumah tak layak huni di Kampung Inggris. Sebab, selama ini ia sering mendapat keluhan dari masyarakat mengenai penataan Kampung Inggris

"Kampung Inggris Pare merupakan salah satu ikon wisata Kabupaten Kediri. Terlebih dengan program ini diharapkan semakin berkurang jumlah rumah tak layak huni di Kabupaten Kediri," pungkas putra Menseskab Pramono Anung tersebut. (uji/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...