Kamis, 24 Juni 2021 18:55

Bantuan Rp 1,2 Juta Bisa Cair untuk UMKM Bangkalan, Ini Syaratnya

Jumat, 16 April 2021 13:17 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ahmad Fauzi
Bantuan Rp 1,2 Juta Bisa Cair untuk UMKM Bangkalan, Ini Syaratnya
Iskandar Ahadiyat, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONELINE.com - Pemerintah Pusat akan menyaluran bantuan tunai sebesar Rp 1,2 juta bagi pelaku usaha menengah (BPUM) atau UMKM lewat Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bagi yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan tersebut sudah bisa diakses dan diajukan melalui dinas koperasi di kabupaten/kota setempat. Pengajuan akan berakhir sampai tanggal 31 Agustus 2021.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Bangkalan, Iskandar Ahadiyat membenarkan adanya program bantuan produktif bagi pelaku UMKM sebesar Rp 1,2 juta untuk tahun 2021.

"Jumlahnya jika dibandingkan tahun 2020 turun. Tahun lalu Rp 2,4 juta, sekarang hanya Rp 1,2 juta," jelas Iskandar di kantornya, Jumat (16/4/2021).

Menurut Iskandar, dalam program ini Dinas Koperasi dan UMKM hanya sebagai fasilitator saja. Yakni, membantu pendaftaran warga yang mengajukan, untuk dilanjutkan ke Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur. Setelah itu, baru Dinas Koperasi Provinsi Jatim yang mengirimkan ke Kementerian Koperasi dan UKM.

BACA JUGA : 

Pengetatan 8 Desa, Pemprov Jatim Bersama TNI, Polri, dan Pemkab Bangkalan Dirikan Posko PPKM Mikro

Mulai Senin Besok, Lewat Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal Wajib Tunjukkan SIKM

Posko Penyekatan di Surabaya Sifatnya Membantu Pemkab Bangkalan

221 Meninggal, di Bangkalan Ditemukan Mutasi Varian Delta India, Forkopimda Bertindak Cepat

"Ajukan ke kami sesuai persyaratan, dan kami akan memberikan nomer pendaftarannya, selanjutnya akan dikirimkan ke Dinas Provinsi Jawa Timur," ucapnya.

Adapun persyaratan bagi pelaku usaha mikro yang ingin mengajukan BPUM, antara lain fotokopi KTP dan KK, surat keterangan usaha, serta foto usaha.

Ditanya kuota penerima bantuan untuk Kabupaten Bangkalan, Iskadar Ahadiyat belum bisa memastikan jumlahnya, karena sampai saat ini masih dalam proses. Namun mengacu tahun 2020 lalu, tidak ada kuota pada program BPUPM ini.

"Siapa yang mengajukan dapat menerima bantuan. Hanya yang menentukan siapa yang dapat bantuan dari pusat, bukan dari dinas yang dapat menentukan, dinas sifatnya hanya fasilitator saja," katanya. (uzi/ns)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Kamis, 24 Juni 2021 07:56 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejak Covid-19 melonjak lagi secara drastis, penanganan Covid-19 tampak kewalahan. Vaksinasi belum maksimal. Alternatif lain belum mendapat izin. Bahkan konvalesen kini jadi barang langka.Benarkah? Silakan simak tuli...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...