Rabu, 12 Mei 2021 02:45

Terjangkit Covid-19, Apakah Aman Ibadah Puasa?

Kamis, 15 April 2021 16:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy Erlambang
Terjangkit Covid-19, Apakah Aman Ibadah Puasa?
dr. Rizky Amelia Sp.P.D.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Puasa di Bulan Ramadhan merupakan ibadah yang dinantikan oleh umat Islam. Namun, bagaimana jika terinfeksi Corona? Apakah aman menjalankan ibadah puasa?

"Kalau tanpa gejala berarti, tidak ada gejala, silakan berpuasa. Tapi observasi, karena sekali lagi kita dalam kondisi observasi tidak ada gejala. Ketika kita berpuasa tiba-tiba naik suhu tubuhnya misal 37,5 derajat celcius, saya rasa membatalkan puasa," kata dr. Rizky Amelia Sp.P.D., salah satu dokter spesialis penyakit dalam terbaik yang dimiliki oleh Rumah Sakit Rohman Rohim, Sukodono, Sidoarjo.

Tak masalah apabila pasien OTG tetap berpuasa. Namun mereka harus konsumsi makanan sehat seperti sayuran, buah, dan cukup air putih. Hal ini untuk menjaga imunitas tubuh tetap kuat.

dr. Rizky mengingatkan, agar masyarakat memperhatikan kondisi tubuh masing-masing. Jika merasa tak kuat, tidak masalah untuk tidak berpuasa. "Jangan memaksakan diri," katanya.

BACA JUGA : 

Cegah Virus India, Inggris, dan Afsel, Khofifah Isolasi 3.636 Pekerja Migran, 33 Orang Positif

Banyak Nyawa dan Ekonomi Terdampak Akibat Kasus Penjualan Rapid Test Bekas Karyawan Kimia Farma

Iktikaf di Makam Sunan, Boleh Apa Syirik?

​Ingin Dapat Lailatul Qadar? Ini Pesan Kiai Asep di Masjid Agung Batam

Menurutnya, jika OTG masih diperbolehkan untuk berpuasa. Berbeda halnya dengan pasien Corona yang bergejala ringan, mereka tidak disarankan untuk berpuasa.

"Prinsipnya saya sampaikan, kalau sedang terinfeksi akut misalnya demam, batuk-batuk, pilek, tifus, dan demam berdarah, termasuk juga Covid-19 walau gejalanya ringan, tidak dianjurkan untuk berpuasa," bebernya.

dr. Rizky mengatakan, pada saat tubuh terinfeksi virus, dalam hal ini Covid-19, akan terjadi perlawanan pada saat terjadi infeksi. Karena itu, tubuh memerlukan asupan energi yang banyak untuk melawan penyakit tersebut.

"Kondisi saat sedang terinfeksi kita butuh minum, kemudian butuh makan juga secara rutin setiap 6 atau 8 jam. Kalau kita berpuasa, jadi tidak ada makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh," pungkas Amelia. (cat/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...