Kamis, 29 Juli 2021 02:40

Pengasuh Ponpes Dukung Polda Jatim Berantas Narkoba

Senin, 12 April 2021 17:36 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Anatasia Novarina
Pengasuh Ponpes Dukung Polda Jatim Berantas Narkoba
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta sedang berbincang dengan Ketua PWNU Jatim KH. Marzuqi Mustamar.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama pemuka agama dan pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Jawa Timur berkolaborasi dalam pemberantasan narkoba, khususnya di lingkungan pesantren.

Hal tersebut mendapat respons positif dari Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, yang sekaligus sebagai Ketua PWNU Jatim, KH. Marzuki Mustamar. Ia mendukung penuh upaya pemerintah yang bersinergi dengan kepolisian, kejaksaan, TNI dan pihak-pihak lain untuk perang terhadap narkoba, menangkap, dan menindak pelakunya.

"Generasi harus sehat, generasi harus kuat, dan perang terhadap narkoba adalah bagian penting dari ikhtiar untuk mewujudkan bangsa yang kuat, yang kokoh, dan generasi yang sehat lahir batin," jelas KH. Marzuki usai mengikuti kegiatan pemusnahan barang bukti di Mako Polda Jatim.

Menurut Kiai Marzuki, yang telah dilakukan oleh kepolisian sudah bagus. Salah satunya dengan memusnahkan barang bukti kasus narkoba.

BACA JUGA : 

Kapolda Jatim dan Pangdam Cek PPKM Level IV di Gresik

Satgas Covid-19 PWNU Jatim Manfaatkan Jasa Ojol untuk Kirimkan Paket Isoman

Dua Kapolres di Surabaya Dimutasi Bersamaan

Pimpin Pembukaan Diktuk Bintara di SPN Mojokerto, Kapolda Jatim Tekankan Amanat Kalemdiklat Polri

"Ada sekian ribu barang bukti narkoba, sekian ribu liter minuman keras dimusnahkan. Saya melihat sendiri ada 2.205 pelaku narkoba yang ditangkap sejak tiga bulan ini. Terima kasih kepada Bapak Nico selaku Kapolda Jawa Timur," ujaranya.

Dukungan yang sama juga disampaikan oleh Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, KH Agus Ali Mashuri. Ia menambahkan bahwa hal ini merupakan bukti bahwa pemerintah punya komitmen perangi narkoba.

"Belajarlah dari masa lalu, hiduplah masa kini, dan rencanakan masa depan. Kita semua punya kesepakatan, perang dengan narkoba, agar Republik ini benar-benar mampu tampil melindungi rakyatnya dari narkoba," ujar Gus Ali, sapaan Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat.

BACA JUGA:

Antisipasi Mudik 2021, Kapolda Jatim Siapkan 3.300 Personel Untuk Sekat Perbatasan

Jelaskan Alasan Mudik Lebaran Dilarang, Anggota DPR RI Aminurokhman Beri Contoh Kasus di India

Dengan adanya sinergitas antara kepolisian, TNI, kejaksaan, dengan pemuka agama dan pengasuh pondok pesantren tersebut, diharapkan dapat menjadi pelecut oleh kepolisian untuk memberantas sel-sel atau jaringan narkoba di manapun berada, bahkan di lingkungan pesantren. (ana/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...