Kamis, 13 Mei 2021 06:57

Kemenag Tuban Serukan Berantas Radikalisme

Selasa, 06 April 2021 16:51 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Suwandi
Kemenag Tuban Serukan Berantas Radikalisme
Kepala Kemenag Tuban Sahid bersama Kepala Dinsos P3A Tuban Eko Julianto. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban menyerukan semua pihak agar terus bersinergi dalam memberantas paham radikalisme yang terus berkembang. Baik pihak kepolisian, ulama, dan tokoh masyarakat.

"Kementerian Agama mempunyai peran sangat signifikan dalam upaya memberantas paham radikal yang berkembang. Bisa melalui KUA, penyuluh, pesantren, dan majelis taklim," kata Sahid, Kepala Kemenag Kabupaten Tuban, Selasa (6/4/2021).

"Mari kita melakukan sinergi secara bersama-sama supaya paham radikal tidak menyebar ke berbagai kelompok lapisan di masyarakat. Maka di sinilah peran Kemenag sangat signifikan," paparnya.

Menurut Sahid, sebenarnya kepala KUA mempunyai peran sebagai ujung tombak dalam memberantas radikalisme. Terlebih, bila bersinergi dengan ulama, umara, aparat keamanan, maupun stakeholder terkait di masing-masing wilayahnya.

BACA JUGA : 

Jelang Akhir Masa Jabatan Huda-Noor, Pemkab Tuban Kembali Raih WTP Ketujuh Kalinya

Tabrak Truk Tronton, Pengendara Motor di Tuban Tewas di Tempat

Kasihan, Hidup Sendirian, Pria di Tuban ini Ditemukan Tewas di Sofa

Kasus Baru Meningkat dalam Dua Pekan, Tuban Jadi Zona Oranye Covid-19

"Berbicara tentang peran nyata Kemenag terhadap pencegahan radikalisme, intoleransi, dan terorisme, Kemenag Tuban bersama BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) dan pemda menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi PMA Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim," terangnya.

Dia menjelaskan, peran dan tugas majelis taklim di antaranya adalah meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai ajaran Islam dan menjaga keutuhan NKRI. Selain itu, menajamkan makna "Moderasi Beragama".

"Seperti kasus di Kecamatan Rengel beberapa waktu lalu informasinya yang bersangkutan mengaji hanya lewat YouTube, bukan mengaji lewat sumber kitab aslinya," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Tuban Umi Kulsum berpesan kepada para anggota majelis taklim di daerah masing-masing, agar terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang arti toleransi beragama. Sebab, Indonesia merupakan negara yang berbentuk NKRI, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku, ras, dan agama.

"Kita harus bersama-sama menciptakan iklim yang kondusif tanpa melihat warna kulit dan agama. Dalam hal ini BKMT dalam kiprahnya bisa memberikan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat sesuai kajian dan ajaran yang tidak menyimpang, dan mentransfer ilmu sesuai sanadnya," tutupnya. (wan/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 12 Mei 2021 04:55 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- YANG saya bicarakan ini adalah listrik untuk usaha. Untuk bisnis –perdagangan dan terutama industri.Bukan listrik untuk rumah tangga.Amerika Serikat mendapatkan sumber utama listrik dari gas yang murah. Tiongkok dari ten...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...