Rizki Sadig, Ketua DPW PAN Jatim.
Dikatakannya, dari 10 juta warga yang tidak menyalurkan hak pilih, di antaranya adalah anak-anak muda seperti mahasiswa. Mereka tak menyalurkan suaranya karena apatis terhadap politik.
Karena itu, anak-anak muda akan menjadi salah satu target PAN Jatim untuk mendongkrak suara. PAN berusaha mengajak generasi millenial, terutama mahasiswa, agar tak apatis terhadap politik. "Minimal mau mencoblos, meskipun tidak nyoblos PAN," tuturnya.
Langkah awal, lanjut pria asli Perak - Surabaya ini, PAN sudah mengadakan pertemuan dan diskusi dengan mahasiswa-mahasiswa yang apatis terhadap politik.
"Ada yang bilang politik itu ruwet, ndak gaul, kita tantang mereka, kita kasih challenge, bagaimana membuat politik yang gaul sesuai selera anak muda. Mereka tertarik membuat kanal informasi yang berimbang. Ada yang lewat instagram, podcast. Misalnya, dialog dua narasumber salah satunya dari PAN. Nanti dialog itu ditutup tanpa kesimpulan, biar masyarakat memutuskan sendiri," jelasnya seraya mengatakan pertemuan dengan mahasiswa itu akan terus dilakukan.
Adapun silaturahim ini selain dihadiri Rizki Sadig, juga sejumlah pengurus DPW PAN Jatim di antaranya bidang litbang dan media center.
Sedangkan pengurus AMSI Jatim yang hadir yakni Arief Rahman (Ketua AMSI Jatim), Saptini Darmaningrum (Sekretaris), Iping Supingah (Bendahara), dan Revol Afkar (Korda Surabaya). (rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




