Sabtu, 08 Mei 2021 20:05

Dikomersialkan, Profit Wisata Poetoek Soeko Mojokerto Tembus Rp60 Juta Sebulan

Kamis, 01 April 2021 18:07 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Dikomersialkan, Profit Wisata Poetoek Soeko Mojokerto Tembus Rp60 Juta Sebulan
Bupati Ikfina Fatmawati berpose di Wisata Poetoek Soko, usai diresmikannya. (foto: ist)

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Wisata Poetoek Soeko Desa Sukosari, Kecamatan Trawas diresmikan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Kamis (1/4/2021) pagi. Wisata yang memanfaatkan tanah kas desa (TKD) dengan lokasi strategis tersebut, diprediksi akan menjadi salah satu jujugan wisata baru yang difavoritkan masyarakat.

Bupati Ikfina dengan penuh harapan menyatakan dukungannya agar wisata Poetoek Soeko menjadi salah satu tujuan destinasi baru wisata Kecamatan Trawas. Meski dalam masa pandemi, bupati yakin wisata ini akan mampu memberi warna baru di tengah kejenuhan masyarakat karena dampak pandemi.

"Tidak ada yang dapat menjamin pandemi berakhir. Kita harus berupaya hidup sehat, produktif, dan ekonomi pulih. Poetoek Soeko hadir di saat yang tepat. Masyarakat sudah haus untuk berwisata. Desa Sukosari menangkap peluang ini dengan sangat baik. Pengunjung datang ke sini lalu selfie, diunggah ke medsos, dapat like dan view, akhirnya yang melihat juga penasaran ingin ke sini," tutur bupati.

Tidak lupa, bupati mengingatkan kembali agar tempat-tempat wisata di Kabupaten Mojokerto tetap memenuhi standar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Dengan mengandalkan potensi dan keunikan yang dimiliki, bupati juga ingin agar wilayah lain dapat menggali potensi masing-masing untuk dikembangkan sebagai roda penggerak ekonomi masyarakat.

BACA JUGA : 

Jelang Lebaran, Pemkab Mojokerto Gelar Operasi Pasar

Hafidz Asal Mojokerto Terpilih Imam Masjid Besar di UEA, Ini Pesan Gubernur Khofifah

Warga Antusias Sambut Pasar Murah di Dinoyo Mojokerto

Gerebek 3 Home Industry Petasan, Polres Mojokerto Sita 70 Kg Peledak dan Ribuan Petasan Siap Edar

"Kita harus menata dan meramaikan kembali wisata, meski dalam situasi berbeda. Tetap penuhi prokes. Kita pun harus memikirkan bagaimana kita menyusun tindak lanjut pengembangannya ke depan. Satu wilayah, harus bisa menunjang wilayah lain. Jangan karena ada Poetoek Soeko, desa lain di sekitar juga membuat hal sama. Wisatawan ingin pilihan bervariasi, setiap wilayah juga pasti punya keunikan masing-masing. Infrastruktur dan sistem pun harus mendukung. Pariwisata itu butuh tempat, sarpras memadai, masyarakat yang ramah, juga makanan yang lezat," tandas bupati.

Sementara itu, sejak dibuka secara umum pada Desember 2020 lalu, Poetoek Soeko terus menunjukkan perkembangan pendapatan yang luar biasa, yakni mencapai Rp60 juta per bulan. Hal ini dilaporkan Purnaji, Kades Sukosari.

"Sejak Poetoek Soeko dibuka, investor terus berdatangan. Wisata ini kami komersialkan untuk umum sejak Desember 2020 meski sebelumnya kami sudah merintisnya sejak 2017. Hasil pendapatan bulan pertama adalah Rp8 juta, selanjutnya Rp20 juta, hingga saat ini mampu mencapai Rp60 juta per bulan. Dengan dukungan BUMDes, kami berupaya agar ke depan bisa beroperasional secara mandiri. Wisata ini masih membutuhkan banyak infrastruktur," kata Purnaji.

Purnaji juga menceritakan awal mula ide pendirian Poetoek Soeko, yakni berangkat dari minimnya tanah pertanian yang bisa digarap karena keterbatasan irigasi.

"Dari 131 hektare luas Desa Sukosari, sekitar 11 persennya adalah tanah persawahan yang kurang maksimal karena problem irigasi. Maka terobosan ini lahir dengan harapan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat. TKD yang digunakan untuk Poetoek Soekoe ini merupakan milik kades dan lima orang perangkatnya yang sekarang diubah jadi sembilan orang perangkat," kenang Purnaji menceritakan. (yep/zar)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...