Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, saat menyerahkan bantuan secara simbolis ke pengurus masjid.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka Safari Ramadhan 1447 H/2026 M, Pemkab Mojokerto menyalurkan dana hibah sebesar Rp100 juta kepada Masjid Nurul Hidayah, Dusun Tunggulmoro, Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal, Kamis (26/2/2026).
Bantuan tersebut diberikan untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pembinaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, menyampaikan bahwa hibah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab dalam mendukung pembangunan sarana peribadatan.
“Perlu saya sampaikan bahwa Masjid Nurul Hidayah Dusun Tunggulmoro Desa Kutoporong memperoleh bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebesar Rp100 juta,” kata Gus Barra, sapaan akrab Bupati Mojokerto, Kamis (26/2/2026).
Ia menambahkan, secara keseluruhan pada tahun 2026 Pemkab Mojokerto menganggarkan bantuan hibah pembangunan tempat peribadatan sebesar Rp27,005 miliar.
“Kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kelancaran kegiatan ibadah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, masjid memiliki peran strategis dalam membangun karakter umat, memperkuat ukhuwah, serta menjadi ruang pembinaan generasi muda.
Dukungan terhadap sarana keagamaan disebut menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah yang berorientasi pada penguatan nilai spiritual dan sosial.
Ia juga menegaskan, Safari Ramadhan merupakan sarana komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
“Safari Ramadhan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mojokerto merupakan sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kegiatan ini merupakan wadah untuk menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” paparnya.
Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Bupati Mojokerto, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, Forkopimca Bangsal, Kepala Desa Kutoporong, serta tokoh agama dan masyarakat. Momentum ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga. (ris/mar)














