Sabtu, 15 Mei 2021 17:31

Beri Apresiasi, BHS Minta Perbaikan Jalan di Sidoarjo Dikerjakan Sesuai Prosedur

Kamis, 01 April 2021 01:10 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Beri Apresiasi, BHS Minta Perbaikan Jalan di Sidoarjo Dikerjakan Sesuai Prosedur
BERI SARAN: Bambang Haryo Soekartono (BHS) saat melihat hasil perbaikan jalan di Desa Banjarpanji, Tanggulangin, Rabu (31/3/2021). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Upaya Pemkab Sidoarjo memperbaiki jalan rusak mendapatkan tanggapan dari mantan anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS).

BHS memberikan apresiasi perbaikan jalan yang dilakukan secara cepat melalui program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK).

Meski begitu, BHS juga meminta agar perbaikan jalan tetap dikerjakan sesuai prosedur teknis pengaspalan jalan. Sehingga jalan yang sudah diperbaiki tidak cepat rusak kembali.

"Saya berikan apresiasi karena pemkab sudah memperbaiki jalan ini secara cepat. Hanya saja setelah diperbaiki, ternyata jalan itu ada yang rusak dengan cepat. Itu berarti ada satu prosedur yang belum dijalankan dengan baik," cetus BHS saat melihat hasil perbaikan jalan di Desa Banjarpanji Kecamatan Tanggulangin, Rabu (31/3/2021) sore.

BACA JUGA : 

Pemkab Sidoarjo Apresiasi Program Duta Toleransi yang Digelar Komunitas Brangwetan

Dharma Lautan Utama Distribusikan Bantuan Logistik bagi Korban Gempa Bumi di Lumajang

Polresta Sidoarjo Siap Sekat Pemudik dan Amankan Lebaran 2021

Beras Sidoarjo Kalah Bersaing, BHS Dorong Modernisasi Mesin Penggilingan

Saat melihat jalan di Desa Banjarpanji itu, BHS melihat kondisi aspalnya sudah banyak yang mulai mengelupas dan memudar. Padahal, perbaikan jalan itu belum sebulan.

BHS pun menyayangkan jika kualitas perbaikan tidak maksimal dan tidak sesuai harapan. "Kami hanya mengingatkan kalau pengaspalan jalan itu ada prosedur yang harus dijalankan agar maksimal dan kualitasnya cukup baik," tegasnya.

Kata BHS, soal perbaikan jalan aspal, tidak hanya masalah kualitas materialnya saja. Akan tetapi, yang harus dipertimbangkan adalah Sumber Daya Manusia (SDM)-nya.

Yakni SDM yang mengerjakan perbaikan harus memiliki kemampuan teknis dan profesional dalam pengerjaan pengaspalan jalan. "Pada saat saya di Komisi V, Kementerian PU mensyaratkan semua yang mengerjakan jalan itu harus mempunyai sertifikat," tandas BHS.

Kata BHS, jika SDM profesional, maka dia tahu bagaimana prosedur pengaspalan yang tepat. Misalnya saja sebelum diaspal, jalan harus dibersihkan, tidak boleh ada air, hingga aspal yang harus dipanasi untuk menghasilkan rekatan yang baik.

Selain itu, permasalahan yang kedua, terkait kondisi jalan di wilayah banjir. Baiknya jika musim hujan jangan dulu diaspal karena bakal rusak kembali. “Cukup diuruk saja, yang penting tidak membahayakan masyarakat yang ada,” urai owner PT Dharma Lautan Utama (DLU) Grup ini.

Politikus Partai Gerindra itu juga mengingatkan perbaikan saluran air sebagai penopang perbaikan jalan. Hal itu untuk menyempurnakan kualitas jalan yang diperbaiki.

BHS juga menanggapi soal rencana pengecoran jalan di Sidoarjo. BHS menilai, jalan cor tidak bisa diterapkan di semua jalan. Apalagi, di jalan yang sering tergenang air saat hujan, karena akan memicu timbulnya lumut. Kondisi itu akan membuat jalan licin dan bisa membahayakan pengendara jalan.

"Belum lagi, biaya jalan cor beton itu juga lebih mahal dari jalan yang menggunakan aspal. Bahkan jalan cor kualitasnya tidak sebagus aspal, terutama untuk roda kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi," pungkas BHS. (sta/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...