Jumat, 23 April 2021 10:10

Heboh KLB Demokrat, DPC Trenggalek: Kongres Luar Biasa di Deli Serdang Abal-Abal

Jumat, 05 Maret 2021 16:29 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Heboh KLB Demokrat, DPC Trenggalek: Kongres Luar Biasa di Deli Serdang Abal-Abal
Mugianto, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Trenggalek. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Trenggalek Mugianto menegaskan bahwa dirinya mengambil sikap tidak setuju dengan adanya KLB (Kongres Luar Biasa) Partai Demokrat yang digelar hari ini di Deli Serdang, Sumatra Utara.

"Kami dari DPC Partai Demokrat Kabupaten Trenggalek mengutuk keras adanya KLB abal-abal," kata Mugianto melalui jumpa pers di Gedung DPC Partai Demokrat Kabupaten Trenggalek, Jumat (5/3/2021).

Mugianto kemudian menerangkan alasan KLB hari ini dikatakan abal-abal. Menurutnya, karena peserta yang hadir di KLB tersebut tidak memiliki hak suara resmi. Seperti Darmizal dan Nazarudin, mereka berdua tidak memiliki suara resmi, karena mereka berdua telah dikeluarkan sebagai kader.

"Darmizal sudah dikeluarkan dari kepengurusan Partai Demokrat seminggu yang lalu, kalau Nazarudin itu dipecat 9 tahun yang lalu karena tersangkut kasus korupsi," ungkapnya.

BACA JUGA : 

Begini Respons Ketua DPC Demokrat Bangkalan Soal Ditolaknya KLB Deli Serdang

Siap Maafkan Kader Kubu Moeldoko, AHY: Forgive, but Not Forget

DPC PD Gresik Apresiasi Sikap Pemerintah Tolak Pengesahan Demokrat Kubu Moeldoko

Ketum Demokrat AHY Silaturahim ke Kediaman Jusuf Kalla

Disampaikan oleh Mugianto, penolakan terhadap KLB ini sesuai instruksi dari DPP Partai Demokrat yang meminta agar seluruh DPC Partai Demokrat yang ada di Indonesia menolak KLB yang digelar pada hari ini.

Dirinya juga menyampaikan apabila hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang disahkan oleh pemerintah, maka seluruh DPC Partai Demokrat dipastikan akan melakukan gugatan secara hukum.

Ditegaskan oleh Mugianto, bahwa seluruh jajaran DPC Partai Demokrat Trenggalek mulai dari pengurus hingga ranting tetap tegak lurus mendukung kepemimpinan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono). Hal ini, berdasarkan hasil kongres ke-5 Partai Demokrat tahun 2020 yang lalu.

"Kami juga meminta pemerintah dalam hal ini Kapolri agar menindak tegas kegiatan (KLB) yang diadakan di Deli Serdang, Sumatra Utara," pintanya.

Selain itu, dia juga meminta agar Pemerintah Republik Indonesia turut serta mengayomi jalannya demokrasi di Indonesia.

"Jadi kami berharap ada langkah-langkah strategis yang harus dilakukan oleh pemerintah biar demokrasi yang ada di Indonesia tidak mati," tukasnya. (man/zar)

Video Populer

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...