Sabtu, 08 Mei 2021 19:44

Harga Hingga Puluhan Juta Rupiah, Ikan Cupang Makin Eksis di Masa Pandemi

Kamis, 04 Maret 2021 17:57 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nanang Fachrurozi
Harga Hingga Puluhan Juta Rupiah, Ikan Cupang Makin Eksis di Masa Pandemi
Pasar Ikan Hias Gunungsari, Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pesona ikan cupang hingga kini tetap bertahan. Pasar ikan kecil dengan warna dan sirip yang indah ini cenderung stabil. Bahkan selama pandemi, semakin banyak yang tertarik untuk memelihara ikan cupang di rumah.

Hal itu membuat pamor ikan cupang semakin naik dan harganya juga melambung tinggi.

BANGSAONLINE.com mencoba menelusuri sentra pasar ikan hias di Gunungsari dan Jalan Patua, Surabaya. Ternyata, masih banyak yang mencari ikan yang memiliki nama ilmiah betta ini.

"Ya alhamdulillah, di pandemi ini jenis ikan cupang masih banyak digemari, dicari, dan dikoleksi. Penjualan dan harganya pun juga melonjak," ujar Sukarlan, salah satu penjual ikan di Jalan Patua, Kamis, (4/3/2021).

BACA JUGA : 

Budi Daya Ikan Betta di Kediri Tak Terpengaruh Pandemi

​Kasih Makan Ikan, Gubernur Khofifah: Arena Rekreasi selama Isolasi Mandiri

Ada yang Harga Rp 4,5 Juta per Ekor, Bisnis Koi di Kediri Tak Terdampak Covid-19

Isi Libur Natal dan Tahun Baru, Pemuda di Gresik Adu Kreativitas Mobil Tamiya Mini 4WD

Senada disampaikan Haji Tabiin, penjual di sentra Pasar Ikan Hias Gunungsari. Menurutnya, ikan cupang masih diminati dan digemari karena eksisnya kontes dan komunitas penggemar ikan cupang.

"Faktor utama dari eksisnya ikan cupang adalah kontes atau kompetisi ikan cupang serta komunitas pehobi ikan cupang. Namun, faktor-faktor tersebut kemungkinan akan terus ada, jadi ikan cupang memang akan tetap memiliki penggemarnya," papar Aba Iin, sapaan akrab Haji Tabiin.

Rio adalah salah satu penggemar dan penghobi ikan cupang. Ia sengaja mendatangi sentra Pasar Ikan Hias Gunungsari karena ingin mencari varian jenis ikan cupang baru yang lagi booming dan banyak dicari pehobi di tahun 2021 ini.

"Coba-coba sih mas, kali aja ada jenis Double Tail Plakat (DTPK) dan ikan cupang plakat berwarna coopper atau tembaga. Katane sih lagi tren dan hargane bisa mencapai puluhan juta," ujar warga yang ber-KTP Dukuh Pakis ini.

Sekadar diketahui, ikan cupang atau ikan laga, atau ikan adu siam, atau ikan tarung ini adalah ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Vietnam.

Ikan ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Di Indonesia terdapat cupang asli, salah satunya adalah Betta Channoides yang ditemukan di Pampang, Kalimantan Timur.

Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama. Sehingga, apabila ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator), ikan ini masih dapat bertahan hidup. (nf/ian)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...