Rabu, 21 April 2021 06:23

​Realisasi Penerimaan Pajak KPP Pratama Tuban Turun 17 Persen

Jumat, 26 Februari 2021 20:58 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Realisasi Penerimaan Pajak KPP Pratama Tuban Turun 17 Persen
Arif Puji Susilo, Kepala KPP Pratama Tuban. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Realisasi penerimaan pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tuban di tahun 2020 tidak mencapai target. KPP Pratama Tuban hanya bisa merealisasikan penerimaan pajak sekitar 91,6 persen dari target yang ditetapkan atau turun 17 persen dari periode sebelumnya. Hal itu disampaikan Kepala KPP Pratama Tuban Arif Puji Susilo saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Jumat (26/2/2021).

"Realisasi tahun lalu sekitar 91,6 persen atau turun 17 persen dari target yang telah ditetapkan," ujarnya.

Menurutnya, turunnya penerimaan pajak tersebut tidak terlepas dari perekonomian masyarakat yang belum stabil akibat dampak pandemi Covid-19. Meski demikian, target penerimaan pajak di tahun ini naik sekitar 13,6 persen. Karena pentingnya penerimaan pajak sebagai sumber utama pembangunan maupun penanganan Covid-19, serta pemulihan ekonomi secara nasional.

"Target kita tahun ini mencapai Rp560 miliar. Jadi tantangannya cukup tinggi, mengingat perekonomian masyarakat masih belum kembali normal," ujarnya.

BACA JUGA : 

Ini Sebab Dishub Tuban Tak Bisa Berbuat Banyak Terkait Minimnya Rambu JLS

Janji Bupati Tuban Naikkan Gaji GTT dan PTT Setara UMR Belum Tercapai

Sesuaikan Standarisasi Peradilan Modern, Pembangunan Gedung Baru PN Tuban Telan APBD Rp15 Miliar

Segera Diterapkan, Dispendik Tuban Susun Mekanisme PTM

Oleh karena itu, berbagai inovasi terus dilakukan guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Ditunjang kebijakan pemerintah yang memberikan insentif pajak berupa pemotongan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 bagi badan hukum tertentu, serta PPh gaji karyawan dengan penghasilan bruto di bawah Rp200 juta setahun yang ditanggung pemerintah.

"Banyak insentif yang diberikan pemerintah dalam hal insentif pajak, dengan maksud meringankan beban pajak, karena kondisi ekonomi masih lesu," imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat untuk patuh melakukan pelaporan SPT-nya melalui online dengan aplikasi e-filling.

"Saat ini masa transisi pelaporan melalui online, biasanya karena tahun lalu kebanyakan melaporkan secara langsung, namun ada kebijakan dilakukan secara online," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Tuban Fathul Huda mengimbau kepada masyarakat Tuban supaya melaporkan SPT-nya tepat waktu. Dengan begitu, masyarakat ikut berkontribusi dan melakukan pemenuhan kewajiban sebagai warga negara yang baik. "Melaporkan pajak tidak harus datang ke kantor, cukup melalui e-filling," tuturnya. (gun/zar)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi mistri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfungs...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...