Jumat, 23 April 2021 08:54

Puluhan Masyarakat Gili Anyar Protes ke DPRD, Diduga Ada Anggota BPD Mencalonkan Kepala Desa

Senin, 22 Februari 2021 16:14 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Puluhan Masyarakat Gili Anyar Protes ke DPRD, Diduga Ada Anggota BPD Mencalonkan Kepala Desa
Masyarakat Desa Gili Anyar yang mewakili setiap RT saat menggeruduk Kantor DPRD Bangkalan, Senin (22/2/2020).

BANGKALAN,BANGSAONELINE.com - Puluhan masyarakat Desa Gili Anyar, Kecamatan Kamal, Bangkalan protes ke Komisi A DPRD, karena disinyalir ada oknum BPD yang mendaftarkan diri sebagai Calon Kepala Desa Gili Anyar.

Kosim, koordinator warga yang melakukan protes ke Komisi A mengungkapkan bahwa anggota BPD Gili Anyar yang diduga akan mencalonkan kades berinisial Y. Padahal, kata Kosim, Y hadir dalam musyawarah pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD).

"Ada oknum BPD Desa Gili Anyar yang mau mendaftarkan Calon Kepala Desa Gili Anyar, dan dia hadir saat pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa, bahkan akan merubah susunan (P2KD, red)," jelasnya kepada media di Gedung DPRD Bangkalan, Senin (23/2/2020).

BACA JUGA : 

Pilkades Lomaer Masih Bisa Digelar Tahun Ini, TFPKD Minta BPD Bentuk P2KD

Gagal Temui Bupati Bangkalan, Pokmas Dua Desa Janji Akan Geruduk Kantor Pemkab Tiap Jam Kerja

Pelaksanaan Pilkades Tanah Merah Laok Resmi Ditunda

Meski Banyak Panitia P2KD Mengundurkan Diri, Masyarakat Desa Lomaer Minta Pilkades Tidak Ditunda

Ia menjelaskan, jika anggota BPD tidak bisa mencalonkan diri sebagai cakades. Apalagi, yang bersangkutan ikut dalam penyusunan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD). Hal ini sesuai dengan Pasal 30 Perbup Bangkalan Nomer 89 Tahun 2020. 

"Anggota BPD yang mau ikut cakades harus mengundurkan diri," ucapnya.

Di hadapan anggota Komisi A, Qosim juga menyerahkan bukti-bukti kehadiran Y dalam pembentukan P2KD.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A, Ha'i berjanji akan menikdaklanjuti aduan warga Gili Anyar terkait adanya anggota BPD yang diduga mencalonkan kepala desa. "Tunggu kepastian setelah pendaftaran ditutup, saat ini masih praduga," ucapnya.

"Jika memang nanti ada orang tersebut mendaftar dan lolos, maka bisa didiskualifikasi karena secara aturan tidak diperbolehkan sesuai Pasal 30 Perbup Nomor 89 Tahun 2020," pungkasnya (uzi/zar/rev)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...