Petugas Damkar Bojonegoro saat upaya pemadaman api
BOJONEGORO,BANGSAONLINE.com - Bangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sumuragung, Minggu (1/2/2026).
Kebakaran tersebut mengakibatkan dua orang karyawan bagian dapur SPPG menjadi korban. Satu korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
BACA JUGA:
- Lantik Pengurus Anak Cabang se-Pasuruan Raya, Sekretaris DPD PDIP Jatim Singgung soal MBG
- Menham Pigai Soroti Dugaan Keracunan MBG di Surabaya, SPPG Dinilai Layak Dihentikan
- 200 Siswa Surabaya Diduga Keracunan MBG, Ning Lia: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG
- Petaka! Ratusan Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Keracunan MBG dari SPPG Tembok Dukuh
Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.
Ia menyebut laporan kebakaran diterima sekitar pukul 00.18 WIB.
Petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman dengan dibantu para karyawan SPPG.
Sebanyak dua unit mobil truk pemadam kebakaran dan delapan personel dari Pos Damkar Baureno serta Pos Babat, Kabupaten Lamongan, dikerahkan ke lokasi.
"Api berhasil padam sekitar pukul 00.30 WIB, dengan bantuan dua unit Firetruk dari Pos Baureno dan Pos Babat," kata Ahmad Agus, Senin (2/2/2026).
Akibat kejadian tersebut, penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 3.284 penerima dihentikan sementara waktu.
Camat Baureno, Dery Aprilian, mengatakan pihak kecamatan langsung berkoordinasi dengan pengelola SPPG Sumuragung setelah kebakaran terjadi.
Hasil koordinasi tersebut memutuskan penyaluran MBG dihentikan sementara hingga dapur kembali siap beroperasi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




