Senin, 19 April 2021 17:17

Komisi III DPRD Pasuruan Beri Catatan Merah 2 Proyek SPAM

Senin, 22 Februari 2021 14:31 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Komisi III DPRD Pasuruan Beri Catatan Merah 2 Proyek SPAM
Rapat Komisi III DPRD Pasuruan dengan DPKP membahas proyek SPAM.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan memberikan catatan merah atas pelaksanaan dua proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Rembang senilai Rp 13,1 miliar dan SPAM Beji Rp 4 miliar lantaran gagal diselesaikan oleh pihak rekanan hingga batas waktu yang tentukan.

Tak rampungnya dua proyek strategis tersebut menyebabkan warga belum bisa menikmati sarana air bersih. Diketahui faktor penyebab dua proyek tersebut tak rampung, karena rekanan pemenang tender tidak memiki cukup modal untuk melaksanakan pekerjaan.

Ketua Komisi III Syaifulloh Damanhuri dalam rapat kerja dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) menyayangkan gagalnya proyek strategis tersebut. Dirinya meminta Kepala DPKP  Ir. Hari Aprianto untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh, guna mengungkap penyebab tak rampungnya dua proyek SPAM. Sehingga kasus itu tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Politikus PPP ini mengaku banyak menerima laporan dari masyarakat terkait karut marutnya proyek tersebut. "Kami sudah berkali-kali mendapat laporan dari masyarakat terkait dengan proyek tersebut, yang pada intinya mempertanyakan progres pengerjaan sampai mana dan kapan bisa dinikmati oleh masyarakat," jelasnya.

BACA JUGA : 

Dinilai Tak Prosedural, Persetujuan Perubahan Ketiga Raperda Kabupaten Pasuruan Nomor 6/2015 Ditunda

Munandar Akui Ada Fee 8% dari Proyek TPA Wonokerto

Diduga Ada Potongan 40% Pada 14 Paket Pokmas di Kota Pasuruan, Ini Tanggapan Kasi Intel Kejari

Eko Suryono Minta Pemerintah Dukung Ekonomi Rakyat Pasuruan Melalui Pasar Desa

Dari hasil rapat serta penjelasan dari pihak dinas terkait, Komisi III memberikan kesimpulan dan dua cacatan penting. Pertama, proyek SPAM Rembang dan SPAM Beji memang belum selesai meski pihak rekanan mengklaim sudah rampung 100 persen. Kedua, meminta agar ada sanksi blacklist kepada dua kontraktor rekanan. Namun untuk yang kedua ini masih menunggu hasil perhitungan dari BPKP untuk mengetahui progres pengerjaan hal tersebut, berkaitan dengan sisa mata pembayaran. (adv/bib/par/rev)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...