Selasa, 20 April 2021 05:13

​Ning Fitri Dorong Peningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Senin, 15 Februari 2021 22:29 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Ning Fitri Dorong Peningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Hj. Dra. Aida Fitriati, M. Pd. I, anggota Komisi E DPRD Jatim. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pandemi Covid-19 yang sudah hampir setahun ini melanda bangsa ini memberi pelajaran penting tentang pentingnya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Karena dengan kualitas kesehatan yang baik di masyarakat, maka potensi penularan virus Corona bisa diminimalisir.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Aida Fitriati mengungkapkan peningkatan kualitas kesehatan bisa dimulai dari lingkungan keluarga dan sekitar tempat tinggal. Di antaranya dengan membiasakan hidup bersih, mandi 2 kali sehari, serta mencuci tangan. Selain itu, mengenakan masker dan menjaga jarak juga menghindari kerumunan saat beraktifitas di luar rumah.

"Saya kira kualitas kesehatan bisa dimulai dari rumah dan lingkungan tempat tinggal. Tentunya kesadaran hidup sehat ini harus terus dibangun lewat proses edukasi pemerintah maupun pengurus RT/RW. Kita bisa mulai dari lingkungan terkecil," tutur Aida Fitriati, Senin (15/2/2021).

Anggota DPRD Jatim dari daerah pemilihan Pasuruan - Probolinggo ini menilai, peran pemerintah tidak hanya berhenti pada edukasi dan sosialisasi pelaksanaan protokol kesehatan. Ia berharap pemerintah juga berperan aktif dalam peningkatan nutrisi bagi masyarakat, termasuk anak-anak dan balita.

BACA JUGA : 

Diskriminatif ke NU, Pimpinan DPRD Jatim Minta Kamus Sejarah Indonesia Terbitan Kemendikbud Ditarik

Dewan Nilai Pemprov Berhasil Menjaga Iklim Investasi di Jawa Timur

Fraksi Gerindra Kirim 1.000 Sak Semen dan Pasir 20 Truk ke Korban Gempa Malang

Ketua DPW PKS Jatim Takziah dan Gelar Tahlil untuk Korban Meninggal Gempa Malang

Karena itu, Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini mendorong pemerintah provinsi maupun pemda menginisiasi program bantuan nutrisi. Diutamakan untuk balita dan anak-anak dari keluarga miskin. Hal itu penting juga untuk meningkatkan imun agar tak mudah sakit atau terpapar Covid-19.

"Saya berharap ada program pemberian nutrisi dan vitamin untuk masyarakat kurang mampu. Ini penting agar imun mereka juga baik, sehinga tidak mudah terserang virus dan penyakit," ujar politikus PKB yang akrab disapa Ning Fitri ini.

Ketua Muslimat NU Kabupaten Pasuruan ini menambahkan, pemberdayaan ekonomi juga perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Apalagi banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan usahanya bangkrut sejak pandemi Covid-19.

Cucu pendiri NU, KH. Wahab Chasbullah ini mengusulkan adanya insentif atau kemudahan bagi pelaku UMKM. Kemudahan itu bisa dalam bentuk modal maupun bantuan pemasaran produk. Dengan begitu, perekonomian masyarakat akan tumbuh.

"Saya mendorong program padat karya, dengan merekrut masyarakat setempat. Dengan begitu masyarakat dapat menikmati pembangunan sekaligus mendapatkan uang tunai. Dengan begitu daya beli masyarakat pun kembali tumbuh," pungkas Ning Fitri. (mdr/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...