Banyak Peraturan Berbenturan dengan Permendagri, Perbup Nomor 89 Disorot Abdul Azis

Banyak Peraturan Berbenturan dengan Permendagri, Perbup Nomor 89 Disorot Abdul Azis Abdul Aziz, Sekretaris Fraksi Amanat Golongan Karya DPRD Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Abdul Aziz, Sekretaris Fraksi Amanat Golongan Karya DPRD Bangkalan menyoroti Perbup No. 89 Tahun 2020 tentang Pilkades Serentak di Bangkalan. Ia menilai perbup tersebut memiliki banyak kelemahan terkait petunjuk teknis pilkades yang akan digelar pada tanggal 5 Mei 2021 mendatang.

Kata Abdul Aziz, ada beberapa pasal di Perbup 89 Tahun 2020 yang tumpang tindih bahkan menabrak peraturan di atasnya. Yaitu Permendagri No. 65 Tahun 2017 tentang pemilihan kepala desa dan Permendagri No. 72 Tahun 2020.

"Peraturan Bupati No. 89 Tahun 2020 sebagai petunjuk teknis/pedoman pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2021 secara regulatif masih lemah, banyak benturan dan tumpang tindih," jelas politikus Berkarya ini dalam rilisnya, Kamis (11/2/2021).

Ia menyontohkan beberapa pasal yang benturan dan tumpang tindih. Antara lain pasal 5 terkait tidak dibentuknya TFP2KD kecamatan, pasal 14 terkait pengadaan kotak suara dan surat suara, serta pasal 75 yang mengatur hasil pilkades dengan perolehan suara yang sama.

"Di Pasal 75 ayat 2 Perbup 89/2020, dalam hal jumlah calon kepala desa terpilih yang memperoleh suara terbanyak yang sama lebih dari satu calon, maka dilakukan pemungutan suara tahap ulang," jelasnya.

Simak berita selengkapnya ...