Rabu, 21 April 2021 04:52

Empat Kecamatan di Bangkalan Terapkan PPKM Mikro

Rabu, 10 Februari 2021 12:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Subaidah
Empat Kecamatan di Bangkalan Terapkan PPKM Mikro
Agus Sugianto Zaen, Kepala Dinas Kominfo Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada empat kecamatan di Kabupaten Bangkalan yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Keempat kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Bangkalan, Burneh, Socah, dan Kamal. PPKM Mikro itu dimulai sejak tanggal 8 hingga 22 Februari 2021.

Hal ini disampaikan Agus Sugianto Zaen, Kepala Dinas Kominfo yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangkalan.

"Sebenarnya Kabupaten Bangkalan tidak termasuk. Namun, melalui vidcon gubernur meminta untuk diterapkan di setiap kabupaten/kota. Termasuk kabupaten yang peningkatan kasusnya menurun," ujarnya saat ditemui di Pendopo Agung Bangkalan, Rabu (10/2/2021).

Agus menjelaskan, PPKM Mikro itu hanya diterapkan di empat kecamatan yang memiliki peningkatan jumlah kasus.

BACA JUGA : 

Wujudkan Kota Pasuruan Zona Hijau, Gus Ipul dan Mas Adi Sosialisasi PPKM Mikro di RT/RW

Pimpin Apel Pagi, Wakapolresta Sidoarjo Beri Arahan Bhabinkamtibmas Soal PPKM Mikro

Perpanjang PPKM Mikro, Pemkot Kediri Terus Bertindak Turunkan Kasus Covid-19

​PPKM Mikro Resmi Diperpanjang, Wali Kota Eri: Tak Ada Istilah Ekonomi di Surabaya Mati

"PPKM mikro ini merupakan sebuah kebijakan dari satgas nasional, yang diadopsi dari strategi penanganan Covid-19 Polda Jatim yakni kampung tangguh, yang diterapkan pada setiap desa. Harapannya di masing-masing desa ini dapat dibentuk posko yang dapat menangani permasalahan secara mandiri. Tentu dengan supervisi dari pemerintah," jelasnya.

Diakuinya, pemerintah memiliki keterbatasan dalam melakukan penanganan Covid-19. Sehingga peran serta masyarakat menjadi hal penting untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

"Karena wabah ini sudah dinyatakan sebagai bencana nasional, maka ini menjadi kewajiban kita bersama. Bukan hanya pemerintah, namun peran serta masyarakat," ujarnya.

"Oleh karenanya, saya harap masyarakatnya memiliki kesadaran untuk tidak melakukan aktivitas yang menimbulkan keramaian, serta kesadaran sejak dini untuk mendeteksi penyebaran Covid-19," pungkasnya. (ida/uzi/rev)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 20 April 2021 09:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali para tokoh nasional – termasuk para dokter kondang – yang daftar menjadi relawan uji coba fase II Vaksin Nusantara. Tapi Dahlan Iskan tak lolos. Loh, mengapa?Simak tulisan wartawan kondang itu di Dis...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...