Selasa, 20 April 2021 04:48

Asmara Jadi Motif Penganiayaan Seorang Janda Bersama Pria di Balongbendo Sidoarjo

Minggu, 07 Februari 2021 18:20 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy Herlambang
Asmara Jadi Motif Penganiayaan Seorang Janda Bersama Pria di Balongbendo Sidoarjo
Kedua korban penganiayaan saat masih dalam kamar tanpa busana.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Polisi menyebut penganiayaan terhadap seorang janda bersama pria di Balongbendo, Sidoarjo ternyata bermotif asmara. Pelaku yang diketahui juga dekat dengan korban, melarikan diri usai menyabet dua korbannya usai berhubungan.

Kapolsek Balongbendo, Kompol Ari Priambodo mengatakan, pelaku berinisial J. Pria asal suwaloh ini diketahui memiliki kedekatan khusus dengan korban Seniwati. Namun, saat pelaku mendatangi rumah korban, korban tengah berduaan dengan pria lain.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi, percobaan pembunuhan ini motif cinta segitiga," cetus Kompol Ari Priambodo, Minggu, (7/2/2021).

Seniwati, janda berusia 56 tahun merupakan warga Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Korban berprofesi sebagai tukang jahit. Korban hanya tinggal sendiri, sedangkan anak-anaknya diketahui sudah berkeluarga.

BACA JUGA : 

Maling Motor di Sidoarjo Nyaris Tewas Jadi Bulan-bulanan Massa

Ngaku Dokter, Pemuda Asal Gresik Tiduri Seorang Ibu Rumah Tangga di Sidoarjo dan Peras Uangnya

Makam Gadis Cantik di Sidoarjo Dibongkar Polisi, Ini Cerita Ibu yang Memilukan Kematian Anaknya

Diputus Pacar, Pemuda Sidoarjo Keroyok Pengunjung Kafe

Sedangkan korban pria, merupakan Musti atau akrab disapa Totok. Pria 56 tahun merupakan warga Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Korban pria juga ditengarai memiliki kedekatan khusus dengan korban perempuan.

"Polisi masih melakukan pengejaran terhadap J," jelas Ari.

Berdasarkan informasi pula, pelaku berencana menikah dengan korban dalam waktu dekat. Namun rencana itu pupus setelah mendapati korban bersama pria lain.

Sejatinya, hubungan asmara ketiganya sudah diperingatkan oleh anak-anak korban beserta tetangganya. Sebab, antara pelaku dan korban pria ditengarai sama-sama kenal. "Namanya orang senang. Ya, begitulah," terangnya.

Korban mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian kepala dan punggung. Keduanya ditemukan bersimbah darah di dalam kamar tanpa menggunakan busana.

Korban akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Anwar Medika. Korban pria dikabarkan kritis, sementara korban perempuan akhirnya kembali dirujuk ke RSUD Sidoarjo untuk mendapat perawatan intensif. (cat/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...