Jumat, 23 April 2021 09:34

Dalami Kasus Pelemparan Paving Calon Pasutri, Polisi Pelajari CCTV di Sepanjang Jalan Jenggolo

Senin, 01 Februari 2021 01:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy Erlambang
Dalami Kasus Pelemparan Paving Calon Pasutri, Polisi Pelajari CCTV di Sepanjang Jalan Jenggolo
Ilustrasi pengeroyokan.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Polisi menduga korban pengeroyokan di Jalan A. Yani Jenggolo, Sidoarjo, merupakan korban salah sasaran. Meski demikian, polisi masih mempelajari CCTV yang terpasang di sepanjang Jalan Raya Jenggolo.

Kapolsek Kota, Kompol Anggono Jaya mengatakan pihaknya masih mendalami motif pelemparan paving dan pengeroyokan yang terjadi di Jalan A. Yani Jenggolo Sidoarjo. Diketahui, korban HS dan RM tiba-tiba dilempar puluhan orang tak dikenal saat melintas di kawasan tersebut.

"Masih kami dalami motifnya," jelas Kompol Anggono Jaya, Minggu (31/1/2021).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kota Ipda Ali Mahmud menerangkan, dugaan awal polisi, HS dan RM menjadi korban salah sasaran. Sebab, tempat kejadian merupakan lokasi yang biasanya digunakan aksi balap liar.

BACA JUGA : 

Kepala Disamurai, Warga Sidoarjo Alami Luka Memanjang dari Kepala Hingga Punggung

Bolos Paripurna, Eksekutif Sebut Anggota Dewan Jombang Tak Paham Peraturan

Anggota Satlantas Polresta Sidoarjo​ Berhasil Amankan Mobil Curian Asal Pamekasan

Sekda Buka Rapat Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria Jombang Tahun 2021

"itu kan start-nya balap liar. Biasanya kan warga kanan kiri kalau ada balap liar, dia standby di gang masing-masing. Mungkin itu salah sasaran," jelasnya.

Pelemparan paving itu mengenai RM yang duduk di jok belakang. Usai dilempar paving, sekelompok orang tersebut sempat memukul korbannya. Namun, aksi itu terhenti ketika korbannya diketahui merupakan seorang perempuan.

"Bisa jadi ini salah sasaran. Karena tidak ada barang-barang korban yang diambil," ucap Ipda Ali.

Meski demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Sidoarjo untuk melihat hasil rekaman CCTV. Rekaman CCTV ini akan menjadi bukti terkait kasus pelemparan paving dan pengeroyokan.

"Ditunggu ya, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk melihat rekaman CCTV," tegasnya.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Sidoarjo setelah menghubungi saudaranya yang ada di Lingkar Timur Sidoarjo. Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki penganiayaan tersebut. (cat/rev)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...