Ilustrasi mendaki gunung. Foto: Bangsaonline.
BANGSAONLINE.com – Siapa yang tidak tahu celana jeans? Celana berbahan denim ini memang sangat fashionable, bahkan tak jarang sering digunakan saat bersantai di taman, jalan-jalan di mall, hingga nongkrong di café.
Namun mengapa banyak para pendaki yang tidak menyarankan menggunakan celana ini saat mendaki gunung? toh, sangat bagus untuk digunakan saat berfoto di gunung. Penasaran apa alasannya? Simak penjelasan berikut ini.
BACA JUGA:
- Catat, Ini 4 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Mendaki di Malam Hari
- Pendaki Pemula Harus Tahu, Begini Cara agar Tidak Dibegal Kera saat Mendaki Gunung
- Meninggal di Kedalaman 600 Meter, Evakuasi Pendaki Gunung Rinjani Asal Brasil Terhalang Kabut Tebal
- Kadang Hujan di Musim Kemarau, Perhatikan 4 Hal Ini Jika Ingin Mendaki di Cuaca yang Tak Menentu
Alasan tidak dianjurkan mendaki menggunakan celana jeans
Celana jeans memang cukup fashionable, namun, bahan denim ini sangat tidak cocok digunakan di dataran tinggi, khususnya saat mendaki gunung. Hal ini dikarenakan bahan denim yang digunakan celana jeans tidak mampu menangkal hawa dingin. Justru sebaliknya, celana jeans akan ikut dingin ketika terkena cuaca dingin, sehingga tidak mampu menghangatkan penggunanya.
kedua, celana jeans berbeda dengan celana pendaki pada umumnya, tidak dilapisi polar, dan tidak cepat kering. Sehingga ketika kondisi hujan, maka celana jeans akan lebih lama untuk kering. Bahkan ketika celana ini basah, justru akan mengakibatkan terasa lebih berat saat melangkah.
Untuk lebih safety dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, maka lebih baik hindari mendaki gunung dengan menggunakan celana jeans, dan gantilah dengan celana gunung yang berbahan nilon, polyester, atau sejenisnya yang lebih ringan, cepat kering, dan mampu menahan hawa dingin. (msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




