Golkar Kota Malang Resmi Tetapkan Kepengurusan 2025–2030

Golkar Kota Malang Resmi Tetapkan Kepengurusan 2025–2030 Pengurus DPD Golkar Kota Malang periode 2025–2030.

MALANG, BANGSAONLINE.com - DPD Golkar Kota Malang resmi memasuki babak baru setelah DPD Golkar Jatim menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2025-2030. SK tersebut menjadi penanda berakhirnya seluruh proses Musyawarah Daerah (Musda) sekaligus meredam dinamika internal yang sempat mencuat.

Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menegaskan keluarnya SK menutup seluruh tahapan Musda yang berlangsung sejak Desember 2024.

“Semua rangkaian Musda sudah selesai. SK sudah terbit dan tertib secara organisasi. Itu berarti kepengurusan DPD Golkar Kota Malang periode 2025–2030 sah dan final,” ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (1/2/2026).

Disebutkan olehnya, proses Musda dimulai dengan pendaftaran calon pada 13 Desember, pelaksanaan Musda pada 14 Desember, hingga pengiriman formatur kepengurusan pada 14 Januari. Tahapan tersebut kemudian ditindaklanjuti DPD Golkar Jawa Timur dengan penerbitan SK pada 28 Januari.

Dalam kepengurusan baru, Djoko kembali dipercaya sebagai ketua, didampingi Teguh Dewanto sebagai sekretaris dan Hendi Suryo Leksono sebagai bendahara. 

Sejumlah kader juga menempati posisi strategis di bidang organisasi, pemenangan wilayah, pemberdayaan perempuan, hukum, serta penguatan fraksi DPRD Kota Malang.

Djoko menambahkan, SK kepengurusan akan dibacakan secara resmi dalam rapat pleno pertama yang sekaligus menandai pembukaan segel kantor DPD Golkar Kota Malang. 

“Hari ini kami ingin menyelesaikan semuanya. Segel dibuka, pleno digelar, dan kami langsung bekerja. Golkar harus tampil sebagai partai yang modern, solutif, dan relevan bagi masyarakat Kota Malang,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa hanya ada satu SK sah yang diakui DPD Golkar Jawa Timur, sehingga menjawab pertanyaan publik terkait keabsahan kepengurusan.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Suryadi, menyebut konsolidasi internal sebagai agenda utama pasca terbitnya SK. 

“Ini momentum penting. Kita mulai dengan konsolidasi internal, menyatukan langkah, lalu menyiapkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, dinamika yang sempat terjadi merupakan bagian dari pendewasaan organisasi. 

“Dinamika itu biasa bagi Golkar. Yang penting, hari ini kita sudah sampai pada titik solusi dan siap melangkah bersama,” pungkasnya.

Dengan kepengurusan sah dan struktur yang mulai dikonsolidasikan, DPD Golkar Kota Malang menargetkan penguatan organisasi serta peran politik yang lebih aktif dalam pembangunan daerah sepanjang periode 2025-2030. (dad/mar)