Seminar nasional yang digelar secara online dan offline dalam rangka usulan gelar kepahlawanan Syaikhona Muhammad Kholil di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (25/1/2021). (foto: ist)
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron bersama ulama dan masyarakat dorong penetapan Syaikhona Muhammad Kholil sebagai pahlawan nasional.
Hal ini diungkapkan pada seminar nasional yang digelar secara online dan offline dalam rangka usulan gelar kepahlawanan Syaikhona Muhammad Kholil di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (25/1/2021).
BACA JUGA:
- Pelaksanaan Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
- Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Progam Bunga Nol Persen untuk UMKM: Harus Tepat Sasaran
- Gelar Pembinaan Aparatur Desa, Pemkab Bangkalan Dorong Peningkatan APBDes
- Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Pemkab Lakukan Sidak Pajak Restoran
Menurut Bupati Bangkalan, selain adanya persetujuan dari pihak ahli waris, usulan Syaikhona Muhammad Kholil sebagai pahlawan nasional, perlu adanya kelengkapan-kelengkapan lain yang harus disiapkan secara administrasi.
"Untuk usulan gelar pahlawan harus ada persetujuan dari ahli waris, kemudian ada usulan lainnya yang harus dilengkapi secara administratif, seperti foto atau sketsa nanti juga perlu persetujuan dari pihak keluarga," jelasnya.
Diakui Ra Latif, sapaan bupati, Pemerintah Kabupaten Bangkalan sejak tahun 2019 sudah mengusulkan melalui dinas sosial agar Syaikhona Muhammad Kholil dianugerahi gelar pahlawan nasional.
Dia mengatakan bahwa usulan gelar kepahlawanan Syaikhona Muhammad Kholil harus segera diserahkan sebelum bulan April pada minggu kedua. Oleh sebab itu, dirinya berharap dukungan dari masyarakat, khususnya masyarakat Madura agar usulan gelar pahlawan ini dapat segera terealisasikan.
"Informasinya tadi 6 santrinya sudah mendapatkan gelar pahlawan. Artinya, beliau sebagai guru bagi para pahlawan. Sehingga gelar pahlawan pun tepat diberikan kepada beliau," pungkasnya.
Adapun dasar usulan penetapan Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan sebagai berikut:
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




