Minggu, 07 Maret 2021 11:58

​Banjir di Jalur Pantura Tuban Diduga Akibat Perubahan Tata Kelola Wilayah

Kamis, 21 Januari 2021 22:26 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Banjir di Jalur Pantura Tuban Diduga Akibat Perubahan Tata Kelola Wilayah
Banjir yang terjadi di jalur Pantura Tuban di Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Banjir yang terjadi di jalur Pantura Tuban di Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban akhir-akhir ini diduga akibat adanya perubahan tata kelola lahan dan wilayah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tuban, Agung Supriadi, Kamis (21/1/2021).

"Terjadi perubahan tata lahan dan wilayah dalam kurun 10 hingga 20 tahun terakhir. Hal ini tidak menutupkan kemungkinan menjadi penyebab banjir. Sehingga perlu dilakukan kajian lahan dan wilayah secara menyeluruh," ujarnya.

Selain itu, kata Agung, banjir terjadi juga akibat adanya air kiriman dari bukit atau dataran tinggi di sekitar jalan. Debit air kiriman dari wilayah bukit itu tidak mampu ditampung meski sudah dibangun saluran air di tepian jalan. “Faktor lainnya karena intensitas hujan yang tinggi,” ungkapnya.

Terkait adanya pembangunan jembatan baru di sekitar area tersebut, ia menilai hal itu tidak menjadi penyebab terjadinya banjir. Namun demikian, ia setuju perlunya kajian lebih dalam terkait hal itu dengan melibatkan pihak terkait.

"Perlu koordinasi dengan semua pihak dan pemangku kebijakan dari Kabupaten Tuban, provinsi, dan pusat,” tuturnya.

Seperti diketahui bersama, hujan deras yang mengguyur wilayah Tuban beberapa hari terakhir menyebabkan jalan Pantura Kabupaten Tuban tepatnya di Desa Gesing dan Tunah, Kecamatan Semanding terendam banjir. Tak hanya sekali, luberan air dari wilayah pegunungan itu sudah terjadi berulang kali.

Banjir yang terjadi mengharuskan kendaraan yang melintas berjalan merayap. Bahkan, sejumlah pengendara sepeda motor mogok karena terendam air. Ban motor dan mobil tampak terendam ketika melintas jalan tersebut.

Seperti yang dialami Teguh Prayogo (28) salah satu pengguna jalan Desa Plandirejo, Kecamatan Plumpang. Dirinya terpaksa mendorong motornya lantaran mendadak berhenti saat dipaksa menerjang genangan banjir.

Teguh yang setiap hari melintasi jalan ini untuk bekerja di Tuban mengatakan, Jalan Pakah-Tuban akhir-akhir ini sering terendam banjir akibat hujan deras. “Saat hujan turun harus berhati-hati, jalannya tidak terlihat karena terendam banjir,” katanya.

Ia katakan, terpaksa melintasi jalan tersebut karena jika menggunakan jalan alternatif harus memutar jauh. Jalan alternatif yang biasa dipilih yaitu melewati Jalan Pakah-Cendoro-Palang atau Jalan Semanding-Grabagan-Rengel.

“Kalau lewat jalur alternatif harus berputar jauh dan perlu waktu yang lama, jadi terpaksa melintas di sini (Jalan Pakah-Tuban, red),” tandasnya. (gun/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 07 Maret 2021 10:03 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kali ini Dahlan Iskan, wartawan kondang itu, menulis tentang ambisi Tiongkok menjadi negara nomor 1 di dunia. Mengalahkan Amerika Serikat. Pada tahun 2035. Termasuk mencaplok Taiwan. Dengan cara kekerasan sekalipun.Un...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...