Sabtu, 06 Maret 2021 15:55

Niat Seberangi Sungai, Petani di Tuban Malah Terseret Arus dan Hilang, Anak Selamat

Rabu, 20 Januari 2021 18:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Suwandi
Niat Seberangi Sungai, Petani di Tuban Malah Terseret Arus dan Hilang, Anak Selamat
Warga yang penasaran memadati jembatan untuk melihat proses pencarian korban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Abdul Somad (50) seorang petani warga Desa Pucangan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban hilang terseret banjir di Sungai Avour Suru Desa Cendoro, kecamatan setempat, Rabu (20/1).

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, petani tersebut terseret banjir sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu korban hendak menyeberang sungai untuk pulang ke rumah. Namun, ketika akan menyeberang sungai, tiba-tiba banjir datang dan menyeret korban.

"Dia (korban) bersama anaknya, tapi saat menyeberang yang hanyut Somad dan anaknya selamat," ujar Sekretaris Desa (Sekdes) Cendoro, Kecamatan Palang, Sumarto ketika dikonfirmasi BANGSAONLINE.com.

Sumarto mengatakan, sebelumnya air sungai memang belum terlalu deras. Ia mengetahui hal itu karena kebetulan sawahnya ada di sebelah sungai di Desa Cendoro. Namun saat hendak pulang, tiba-tiba air bah datang.

"Korban sempat menepi, tapi karena arusnya deras sehingga korban tetap terseret," tambahnya.

Sampai saat ini korban belum ditemukan. Petugas SAR yang dibantu warga masih melakukan pencairan di sekitar lokasi. Bahkan, warga berjaga di setiap titik-titik jembatan hingga di tepi laut.

"Saat ini belum ditemukan mas," timpalnya.

Sekdes menjelaskan, debit air sungai tersebut biasanya tidak penuh. Akan tetapi, belakangan debit air sungai semakin meninggi setelah ada kiriman air dari wilayah Ngimbang dan Gesing.

Untuk itu, petani di Desa Cendoro dan sekitarnya diimbau agar waspada serta hati-hati saat melintas sungai. Apalagi saat ini cuaca tidak menentu dan sering hujan lebat, sehingga debit air akan terus naik.

"Peristiwa ini baru sekali terjadi, tetapi kami minta kepada warga agar tetap waspada dan selalu hati-hati," tuturnya.

Sementara itu, mengenai hilangnya petani yang terseret banjir di Desa Cendoro, Kepala BPBD Tuban belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp. (wan/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...