Minggu, 07 Maret 2021 13:22

Bantu Warga Terdampak Banjir, ​Pemkab Kediri Dropping Air Bersih ke Daerah Bencana

Selasa, 12 Januari 2021 16:00 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Bantu Warga Terdampak Banjir, ​Pemkab Kediri Dropping Air Bersih ke Daerah Bencana
Pemkab Kediri melakukan dropping air bersih ke daerah bencana. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan dropping air bersih bagi warga di Lereng Gunung Kelud, tepatnya di Desa Besowo, Kecamatan Kepung. Wilayah tersebut kesulitan air bersih lantaran tandon penampungan air bersih rusak akibat banjir.

Rusaknya penampungan dan aliran air di wilayah Desa Besowo tersebut mengakibatkan ribuan warga mengalami krisis air bersih selama seminggu terakhir. Kerusakan aliran tersebut dipicu faktor alam, yakni material sungai di Lereng Gunung Kelud menyumbat saluran air yang biasa digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Saluran air yang menghubungkan ke bak penampungan tersebut mengalami rusak parah di sisi sebelah timur hingga tidak bisa digunakan lagi. Dampaknya, 6 dusun di 1 desa mengalami kesulitan air bersih. Sekitar 6.000 warga Desa Besowo sekarang hanya menggantungkan pasokan air dari BPBD Kabupaten Kediri dan PDAM.

"Mengatasi persoalan warga yang kekurangan air bersih tersebut, kami dari BPBD akan membantu mencukupi kebutuhan air bersih mereka secara bertahap, utamanya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," terang Plt. Kalaksa BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi, Selasa (12/1/2021).

Tak hanya dropping air, lanjut Slamet, pihaknya juga memberikan bantuan tandon air sebanyak 10 unit di Desa Besowo. Dari pantauan, warga Dusun Krajan, Desa Besowo antre mengambil air bersih dari tandon yang baru saja diisi petugas.

Menurut Edvans, Kepala Dusun Krajan, ada dua jenis bantuan air dari pemerintah. Dropping air dari BPBD Kabupaten Kediri digunakan untuk kebutuhan memasak, sedangkan dropping PDAM untuk kebutuhan yang lain seperti mencuci dan kebersihan.

"Dengan adanya bantuan dari pemerintah tersebut, semoga kebutuhan air warga bisa tercukupi," ujar Edvans.

Sebelumnya, empat truk tangki air bersih juga sudah dikirimkan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri untuk membantu warga Besowo yang kesulitan air bersih.

Seperti diketahui, hujan deras yang terjadi di Kabupaten Kediri pada Rabu (6/1/2021) lalu, mengakibatkan banjir di beberapa tempat di Kabupaten Kediri. Selain merusakkan tempat penampungan air di Dusun Krajan, Desa Besowo, Kecamatan Kepung, banjir juga menggenangi ratusan rumah di Perumahan Kwadungan Permai di Kecamatan Ngasem dan Gampengrejo.

Hujan deras tersebut juga menyebabkan banjir bandang di Kecamatan Tarokan dan menjebol Tanggul Sungai Kolokoso hingga merusak tanaman padi milik warga. (uji/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 07 Maret 2021 10:03 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kali ini Dahlan Iskan, wartawan kondang itu, menulis tentang ambisi Tiongkok menjadi negara nomor 1 di dunia. Mengalahkan Amerika Serikat. Pada tahun 2035. Termasuk mencaplok Taiwan. Dengan cara kekerasan sekalipun.Un...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...