Sabtu, 15 Mei 2021 09:54

Wisata Setigi Sekapuk Gresik Tambah Wahana Kolam Banyu Gentong

Jumat, 01 Januari 2021 17:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Wisata Setigi Sekapuk Gresik Tambah Wahana Kolam Banyu Gentong
Kades Sekapuk, Abdul Halim saat me-launching Kolam Banyu Gentong di Wisata Setigi. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Wisata Setigi (Selo Tirto Giri) di Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik Jawa Timur terus memperbanyak fasilitas di tengah pandemi Covid-19. Bahkan di awal tahun 2021, wisata ini menambah wahana baru, yakni Kolam Banyu Gentong.

Pengelola Wisata Setigi, Abdul Halim mengatakan wahana baru itu dibuat untuk menyambut tahun baru 2021, dan diharapkan bisa menarik pengunjung lebih banyak, khususnya anak-anak.

"Pada Jumat Pahing, 1 Januari 2021, di Wisata Setigi, dengan mengucapkan bismillah, resmi dibuka Kolam Banyu Gentong. Alhamdulillah kado dari desa untuk Indonesia. Semoga kolam ini bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan dan bermanfaat, bisa menambahkan imun tubuh kita makin kuat, sebab bahagia," ujar Abdul Halim yang juga Kades Sekapuk ini saat launching, Jumat (1/12/2020).

Karena masih pandemi, kolam khusus anak-anak ini dibatasi. Pengunjung dibagi per kloter 30 anak dengan batas main per kloter hanya 2 jam. Di area itu juga terdapat air mancur, gentong raksasa, dan spot foto yang indah mempesona.

BACA JUGA : 

Camat Benjeng Pending Rekom Hasil Ujian Rekrutmen Perangkat Desa Munggugebang

Lulusan S1 Unair Kalah dari Kejar Paket C, Bupati Gresik: Usut Rekrutmen Perangkat Desa Munggugebang

Rekrutmen Perangkat Desa Munggugebang Disoal, Nilai Lulusan S1 Unair Kalah dengan Kejar Paket C

Kades Sumput Bantah Persulit Izin Pelaksanaan PTM, Begini Penjelasannya

Halim membeberkan jika gentong merupakan filosofi dari tempat air minum yang berbentuk seperti tempayan besar, biasanya terbuat dari tanah liat. "Dan air inilah merupakan sumber kehidupan. Semoga dengan sumber kehidupan ini, seluruh warganya sejahtera dan bahagia," harapnya.

Melalui wahana baru ini, Abdul Halim berharap Wisata Setigi semakin berkembang dan dapat terus menerus memberikan manfaat dan meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Terkait protokoler kesahatan, pengunjung di wisata bekas tambang kapur ini dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas. Jika biasanya weekend pengunjung maksimal 6 ribu, kini hanya dibatasi 3 ribu pengunjung saja.

Kades berjuluk Ki Begawan Setigi ini juga menyiagakan petugas untuk mengawasi pengunjung. Bahkan, menambah petugas keamanan khusus dengan melibatkan linmas.

"Setigi benar-benar menjaga protokol kesehatan yang ketat. Kita juga melibatkan linmas untuk menjaga keamanan agar pengawasan prokes bisa terlaksana. Bahkan petugas setiap kali memberikan imbauan melalui mikrofon dan pusat informasi," katanya.

Muhammad Arifin, salah satu pengunjung mengaku puas dengan fasilitas dan wahana yang ada di Wisata Setigi. Apalagi juga ada spot foto yang bagus dengan area lahan yang luas.

Ia juga mengaku lebih aman, karena wisata yang tengah viral ini menerapkan protokol kesehatan ketat, mulai dari wajib bermasker, cek suhu tubuh, cuci tangan, serta menjaga jarak.

"Jadi kami sekeluarga tidak khawatir meski pandemi Covid-19. Di sini juga tempatnya enak dan area sangat luas. Kami berharap Wisata Setigi terus tumbuh meski di tengah pandemi," pungkas pengunjung asal Kabupaten Lamongan ini. (hud/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Kerusuhan 13 Mei 1988 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa maksud...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...