Plt Wali Kota Whisnu didampingi Kombes Pol Jhonny Edison Isir serta Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo melakukan inspeksi pasukan apel gabungan pengamanan malam Tahun Baru 2021.
(Plt Wali Kota Whisnu didampingi Kombes Pol Jhonny Edison Isir serta Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, meninjau Pos Pantau Bundaran Waru-Cito. foto: ist.)
Sementara itu, bagi warga yang usai bepergian ke luar kota lebih dari tiga hari, diharapkan mereka dapat menunjukkan hasil rapid test atau swab negatif saat kembali ke Surabaya. Apabila belum, warga tersebut dapat melakukan pemeriksaan PCR Swab melalui fasilitas layanan kesehatan milik Pemkot Surabaya. Seperti, di puskemas dan Labkesda Surabaya.
"Sebelum hasil pemeriksaan swab (keluar) warga diminta untuk melakukan karantina mandiri di rumah dan pemantauan mandiri untuk warga yang bergejala timbul selama 14 hari," katanya.
Dalam kesempatan ini, pria yang akrab disapa WS ini juga berharap kepada seluruh jajaran baik di lingkup Pemkot Surabaya, kepolisian maupun TNI agar dapat saling berkoordinasi satu sama lain. Apabila ditemukan hal yang berpotensi menganggu stabilitas keamanan dan ketertiban umum, agar sedini mungkin dapat diminimalisir.
"Saya mengimbau juga untuk tetap memperhatikan rumah, kantor atau gedung yang kosong karena mungkin ditinggalkan saat libur panjang. Saya ucapkan selamat bekerja, mari kita bersama-sama mewujudkan Surabaya yang aman, nyaman dan tertib," imbaunya.
Di tempat yang sama, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir menyatakan, pihaknya bersama TNI siap mendukung Pemkot Surabaya dalam menegakkan protokol kesehatan saat perayaan malam Tahun Baru.
"Yang jelas yang disampaikan wali kota akan kita tegakkan itu. Kemudian Perwali (Surabaya) akan kita tegakkan sesuai dengan rakor (rapat koordinasi) kemarin," kata Kombes Pol Isir.
Ia pun menyatakan akan memberikan sanksi tegas bagi masyarakat yang masih mengadakan kerumunan atau konvoi saat perayaan malam tahun baru. "Silahkan kalau ada yang berkerumun maka silahkan malam tahun baruan di halaman pemkot atau halaman Polrestabes. Nanti mereka akan ditilang mereka akan diswab," katanya.
Usai melaksanakan apel, rombongan Forpimda kemudian berkeliling meninjau beberapa Pos Pantau Pengamanan yang tersebar di beberapa wilayah Surabaya. Di antaranya, Pos Pantau Bundaran Waru (Cito), Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Jembatan Suramadu. (diy/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




