Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. (kanan) dan Dr. Saifullah Idris (kiri). foto: mma/ bangsaonline.com
BANDA ACEH, BANGSAONLINE.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. melantik Pengurus Cabang Pergunu Banda Aceh di Balai Kota Banda Aceh, Jumat (26/12/2020). Pelantikan itu dihadiri Pj. Sekkota Banda Aceh Muzakkir mewakili Wali Kota Aceh yang berhalangan hadir.
Yang menarik, usai Kiai Asep menyampaikan pemaparan tentang pendidikan, beberapa peserta bertanya, bagaimana cara dan kiat agar sukses mendirikan pondok pesantren seperti Kiai Asep Saifuddin Chalim.
BACA JUGA:
- Kiai Asep Berharap Indonesia Keluar dari BoP, Ketua PWNU Jabar: Kiai Asep Dibutuhkan NU
- Lagi, 4.000 Warga NU Doakan Iran, Kiai Asep: Tak Boleh Ada Penjajahan di Dunia
- Puluhan Santri di Jombang Keracunan Usai Berbuka Puasa dengan Menu Diduga MBG
- Rakernas Pergunu dan JKSN 2026 Ditutup di Mojokerto, Tegaskan Komitmen Wujudkan Indonesia Maju
“Agar kami di Aceh bisa meniru kiat-kiat untuk mendirikan lembaga pendidikan atau pondok pesantren. Sebab hari ini banyak tokoh yang hadir,” kata seorang peserta.
Kiai Asep yang sukses mendirikan Pondok Pesantren Amanatul Ummah langsung menjawab, bahwa kiatnya adalah memilki cita-cita tinggi untuk mempunyai sekolah terbaik. “Sebab Allah sangat suka pada orang yang punya cita-cita tinggi dan tidak suka pada orang yang bercita-cita rendah,” kata Kiai Asep yang kini memiliki 10.000 santri.

Kiai Asep mengakui bahwa dirinya sempat malu punya cita-cita tinggi karena saat itu tak sesuai dengan kondisi dirinya. Tapi setelah ia menemukan Hadits bahwa Allah sangat suka pada manusia yang punya cita-cita tinggi dan tidak suka pada manusia bercita-cita rendah, akhirnya ia percaya diri dan merasa memiliki pegangan dalam mengembangkan pendidikan.
“Kita harus berupaya keras dan tawakkal kepada Allah,” kata kiai miliarder yang dermawan itu. Menurut Kiai Asep, suksesnya cita-cita itu adalah ketentuan Allah SWT.
“Allah yang memastikan dan mengegolkan cita-cita kita,” katanya.
Karena itu Kiai Asep minta semua peserta acara pelantikan Pergunu Banda Aceh aktif salat malam. Sebab salat malam, tutur Kiai Asep, bisa jadi kendaraan kita untuk meraih cita-cita. “Saya menemukan salat malam minaddu’a alladzi la yuraddu, yaitu doa yang tidak akan ditolak oleh Allah SWT dalam kitab Ihya Ulumiddin di bab an-Nawafil,” kata Kiai Asep.
Kiai Asep kemudian mengungkap 7 kunci sukses dalam belajar. “Pertama, murid yang berkesungguhan dalam belajar,” kata Kiai Asep.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




