Para pemuda pesisir saat menggalang dana untuk korban banjir. foto: ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemuda Karang Taruna (Kartar) Pesisir Kelurahan Lumpur Kecamatan Gresik menggelar aksi penggalangan dana untuk korban banjir luapan Kali Lamong di Gresik Selatan, Jumat (25/12/2020).
Aksi penggalangan dana dimulai dari perempatan Lumpur, kemudian lanjut di perempatan Gedung Nasional Indonesia (GNI) dan Proliman Petrokimia.
BACA JUGA:
- Siapkan Anggaran, DPRD dan Pemkab Gresik Kompak Driyorejo Bebas dari Banjir Kali Avoor
- Cegah Banjir, Warga Babaksari Gresik Gotong Royong Perbaiki Tanggul Bengawan Solo
- Hujan Deras, Luapan Kali Lamong Rendam 6 Desa di Balongpanggang Gresik
- Tanggul Kali Lamong Jebol, Permukiman Warga di Selatan Gresik Terendam Banjir
Koordinator pelaksana, M Fajar Fahmi (23) mengatakan, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian antar sesama warga Gresik yang tertimpa musibah. Sebab, banjir akibat luapan Kali Lamong di Gresik Selatan merupakan bencana tahunan yang terjadi tiap musim hujan. Bahkan, banjir ini sudah banyak menelan korban jiwa, dan tentunya kerugian materiel.
"Penggalangan dana ini sebagai bentuk kepedulian pemuda Kartar Lumpur Gresik terhadap korban banjir. Semoga kegiatan kecil kami bisa sedikit meringankan beban para korban banjir," ujar M. Fajar Fahmi.
Fajar menyatakan, hasil penggalangan dana rencananya akan disalurkan ke daerah terdampak banjir seperti di Kecamatan Benjeng, Balongpanggang, dan sekitarnya, pada hari Minggu (27/12/2020) besok.
Sekadar diketahui, banjir akibat luapan Kali Lamong di Gresik Selatan terjadi sejak 12 Desember lalu. Banjir merendam ribuan rumah, ribuan hektare sawah dan tambak, serta fasilitas publik.
Selain itu, banjir juga telah menelan 2 korban jiwa. Adapun kerugian dampak banjir ditaksir mencapai 67 miliar lebih meliputi areal sawah dan tambak yang terendam. (hud)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




