Kamis, 13 Mei 2021 06:10

​Milenial Surabaya ini Ikrar Syahadat karena Belajar Islam dari Teman

Jumat, 11 Desember 2020 20:28 WIB
Editor: MMA
​Milenial Surabaya ini Ikrar Syahadat karena Belajar Islam dari Teman
Stefanus Andriyanto, mengikrarkan dua kalimat syahadat di depan Dr. KH. Muhammad Sujak di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jumat (11/12/2020). foto: mma/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ternyata para milenial yang berikrar dua kalimat syahadat di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya bermacam-macam penyebabnya. Stefanus Andriyanto, milenial yang semula beragama Kristen ini masuk Islam karena tahu informasi tentang Islam dari teman-temannya.

“Saya sudah lama tertarik pada Islam,” kata Stefanus Andriyanto kepada Dr. KH. M. Sujak, Kepala Dewan Pengelola Masjid Nasional Al-Akbar, Jumat (11/12/2020). Stefanus menegaskan itu kepada Kiai Sujak beberapa saat sebelum ikrar syahadat.

Stefanus yang diantar beberapa temannya ke Masjid Al-Akbar, sempat ditanya oleh Kiai Sujak, apakah sudah tahu tentang salat 5 waktu. Ternyata ia sudah banyak belajar Islam sebelum mengikrarkan dua kali syahadat. Karena itu, ia bisa menjawab pertanyaan tentang salat 5 waktu. Yaitu salat dhuhur, ashar, maghrib, isya, dan subuh.

Kiai Sujak kemudian mempersilakan Stefanus untuk membaca dua kalimat syahadat. Dengan lancar, Stefanus melafalkan: Asyhadualla ilaha illallah waasyhaduanna Muhammadarrasulullah. “Saya bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah,” kata Stefanus.

BACA JUGA : 

Dua Cewek Milenial Masuk Islam, Prof Dr Zahro Ingatkan Syirik Dosa Paling Besar

Berkah Ramadan, Dua Penganut Kristen Masuk Islam, Belajar Gerakan Salat

​Dua Muallaf: Agus Murtad Karena Istri, Ronald Masuk Islam setelah Pelajari Banyak Agama

Warung Dulang 88 Ekspansi Stand Kuliner di Masjid Agung Setiap Minggu Pagi

Kepada bangsaonline.com, Kiai Sujak menuturkan bahwa Stefanus sudah lama tertarik mempelajari Islam. “Dia sudah lama bergaul dengan teman-teman dan keluarganya yang beragama Islam. Tapi baru-baru ini dia kemudian masuk Islam,” kata Kiai Sujak yang mantan kepada Kanwil Depag Jatim.

Kiai Sujak juga mengatakan bahwa para muallaf di Masjid Al-Akbar Surabaya terus mendapat pembinaan keimanan dan praktik Islam sehari-hari, termasuk Stefanus Andriyanto.

“Nanti akan ada pembinaan,” kata Kiai Sujak kepada Stefanus Andriyanto. Milenial kelahiran Surabaya 18 September 1992 itu mengangguk siap. (MMA)  

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 12 Mei 2021 04:55 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- YANG saya bicarakan ini adalah listrik untuk usaha. Untuk bisnis –perdagangan dan terutama industri.Bukan listrik untuk rumah tangga.Amerika Serikat mendapatkan sumber utama listrik dari gas yang murah. Tiongkok dari ten...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...