Rabu, 27 Januari 2021 01:51

Bawaslu Trenggalek Apresiasi Pihak-Pihak Penyosialisasi Pencegahan Praktik Money Politics

Jumat, 27 November 2020 16:48 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Bawaslu Trenggalek Apresiasi Pihak-Pihak Penyosialisasi Pencegahan Praktik Money Politics
Ahmad Rokhani, S.Pi., Ketua Bawaslu Kabupaten Trenggalek. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Ketua Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Kabupaten Trenggalek Ahmad Rokhani sangat berterima kasih kepada siapa pun yang telah menyosialisasikan pencegahan praktik money politics jelang coblosan 9 Desember 2020 mendatang.

"Jadi kami sangat berterima kasih apabila ada pihak-pihak yang bersama-sama berkomitmen melaksanakan upaya-upaya meningkatkan proses demokrasi di Trenggalek ini, yang berkualitas. Yaitu dengan cara melaksanakan sosialisasi-sosialisasi pencegahan praktik politik uang," kata Rokhani ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/11/2020).

Dirinya juga mengapresiasi apabila ada masyarakat, lembaga atau beberapa komponen masyarakat yang turut serta melaksanakan atau berpartisipasi dalam rangka menyosialisasikan pengawasan partisipatif.

Terkait sanksi bagi pelaku money politics, Sarjana Perikanan ini menerangkan bahwa terdapat perbedaan antara Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dengan Undang-Undang Pemilu. Pada Undang-Undang Pemilu yang dapat dikenai sanksi bagi pelaku money politics adalah pemberi, sementara dalam Undang-Undang Pilkada pemberi dan penerima dapat dikenai sanksi yang sama.

"Dalam Undang-Undang Pemilu yang dapat dijatuhi sanksi adalah orang orang tertentu seperti tim sukses atau calon, akan tetapi dalam Undang-Undang Pilkada setiap orang jika melakukan money politics bisa dikenakan sanksi," terangnya.

"Jadi entah itu terdaftar sebagai tim atau tidak, kalau orang tersebut memberikan uang atau materi lainnya agar seseorang memilih atau tidak memilih, ini nanti orang tersebut kena pidana begitu juga yang menerima kena pidana dan ini tidak main-main," ancamnya.

Dirinya juga menjabarkan sanksi bagi pelaku money politics baik pemberi atau penerima, yakni denda Rp 1 miliar dan penjara 6 tahun sesuai Pasal 187 A Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Bawaslu Kabupaten Trenggalek ini mengimbau pada seluruh masyarakat, baik itu masyarakat umum, tim sukses, paslon, dan seluruh elemen yang ada di Trenggalek untuk bersama-sama menyukseskan Pilkada Kabupaten Trenggalek yang sehat dan berkualitas. (man/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...