Rabu, 27 Januari 2021 23:28

​Dituduh Beri Dukungan Salah Satu Paslon Pilwali, PCNU Surabaya Tuduh Balik PWNU Jatim

Senin, 23 November 2020 12:06 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Arianto
​Dituduh Beri Dukungan Salah Satu Paslon Pilwali, PCNU Surabaya Tuduh Balik PWNU Jatim
Wakil Rais Syuriah PCNU Surabaya, K.H. Qodli Syafi’i Al Hasby. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejumlah Tokoh dan Ulama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, pekan lalu menuduh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya melakukan pelanggaran etik dan disiplin organisasi terkait dengan dinamika kontestasi Pilwali Surabaya 2020.

Namun hal itu dibantah oleh Wakil Rais Syuriah PCNU Surabaya, K.H. Qodli Syafi’i Al Hasby. Bahkan, ia justru menyebut jika pengurus PWNU yang telah berpolitik memanfaatkan NU untuk berpolitik dengan mendukung Calon Wali Kota Machfud Arifin.

"Mereka salah paham. Belum tabayun, tiba-tiba menuduh PCNU Surabaya melakukan pelanggaran etik dan disiplin organisasi terkait Pilkada Surabaya. Nyatanya, malah beliau yang salah, melakukan silaturahim dan Halaqah Aswaja di Mercure yang dihadiri Paslon Machfud Arifin," kata Wakil Rais Syuriah PCNU Surabaya, K.H. Qodli Syafi’i Al Hasby saat dikonfirmasi, Minggu (22/11/2020) kemarin.

Lebih lanjut, menurut K.H. Qodli Syafi’i Al Hasby, acara yang dihadiri Calon Wali Kota Mahfudz Arifin itu juga ada agenda briefing kepada yang hadir yang berisi narasi-narasi kampanye paslon nomor 2.

Hadir untuk memberikan pengarahan dalam acara tersebut, K.H. Anwar Iskandar dan K.H. Ali Maschan Musa. Keduanya adalah Wakil Rais PWNU Jawa Timur.

"Jangan karena perbedaan aspirasi politik lalu menimbulkan rusaknya organisasi. Adalah hak setiap warga termasuk pengurus NU mengekspresikan pilihan politiknya. Yang penting jangan bawa simbol organisasi dan jangan menimbulkan kerusakan. Mari dewasa dalam berpolitik," tegas K.H. Qodli Syafi’i Al Hasby.

Oleh sebab itu, lanjutnya, PCNU akan meluruskan dengan PWNU agar tidak terjadi salah paham. Yang jelas, lanjut K.H. Qodli Syafi’i Al Hasby, Nahdlatul Ulama tidak berpolitik untuk mendukung paslon Pilkada Surabaya.

"Alhamdullilah, ini tidak sampai terjadi konflik internal. Ini masalah kecil. Kita akan meluruskan untuk mencari win-win solution," terangnya

Seperti diketahui, muncul pemberitaan bahwa PWNU Jawa Timur sempat melaporkan politisasi organisasi oleh PCNU Surabaya kepada PBNU disertai permohonan caretaker. (ian/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...