Kamis, 04 Maret 2021 18:07

​Beri Respons Soal SK, Persik Kediri Minta PSSI Benar-benar Perhatikan Klub

Rabu, 18 November 2020 19:49 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
​Beri Respons Soal SK, Persik Kediri Minta PSSI Benar-benar Perhatikan Klub

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Persik Kediri merespons Surat Keputusan (SK) PSSI yang diterima klub, Senin (16/11) lalu. Manajemen klub berjuluk Macan Putih ini meminta federasi memerhatikan klub yang akan berlaga di kompetisi Liga 1. 

Pasalnya, dalam surat bernomor SKEP/69/XI/2020 tersebut, PSSI belum memberikan jaminan apapun berkaitan kompetisi tahun depan.

Presiden Klub Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih mengapresiasi SK yang diterbitkan PSSI. Hanya saja menurutnya, masih ada kekurangan di beberapa poinnya. Salah satunya terlambatnya SK tersebut diterbitkan.

"Semestinya SK diterbitkan lebih awal karena mengatur gaji Oktober. Sementara, kami baru menerima SK di pertengahan bulan ini," kata Hakim, Rabu (18/11).

Namun, lanjut Hakim, pada prinsipnya klub tetap mengikuti SK dari federasi. Hakim hanya mengingatkan agar otoritas tertinggi sepak bola Indonesia itu benar-benar memikirkan klub Liga 1.

"Jangan sampai ada kekosongan hukum dalam mengatur hubungan klub dengan pemain, pelatih, dan ofisial. Kami butuh di-back up PSSI dengan regulasi yang lebih tegas," tandasnya.

Hakim mengatakan, Persik memang sebuah klub profesional di bawah naungan perusahaan swasta. Akan tetapi, setiap kebijakan klub mengacu pada keputusan PSSI. Karena itulah, aturan yang diturunkan kepada klub harus memerhatikan kepentingan klub dan stakeholder sepak bola.

Apalagi sampai sekarang, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum memberikan kepastian jadwal Liga 1. Meskipun kompetisi sudah ditetapkan dimulai Februari 2021, tetapi klub membutuhkan kepastian dan jaminan.

"Jangan sampai kejadian penundaan kompetisi Oktober lalu terulang kembali. Sebab, jika tidak ada kepastian yang jelas, klub bukan hanya rugi tetapi semua klub Liga 1 bisa bangkrut," pungkas Hakim yang juga anggota DPR RI itu. (uji/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...