Kamis, 15 April 2021 00:13

Pekerja Bengkel Bubut di Ngawi Tewas Tertembak Senapan Angin Modifikasi

Rabu, 18 November 2020 18:51 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Pekerja Bengkel Bubut di Ngawi Tewas Tertembak Senapan Angin Modifikasi
Senjata yang menewaskan Ari Firmansyah, pekerja bengkel di Ngawi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Nasib nahas menimpa Ari Firmansyah (32), warga Desa Widodaren Kecamatan Gerih. Karyawan sebuah bengkel kendaraan ini harus meregang nyawa akibat tertembus peluru dari senapan angin modifikasi.

Peristiwa itu terjadi hari Selasa (17/11) kemarin. Berawal dari kedatangan seorang pengunjung bengkel bernama Antok (41), warga Kelurahan Ketanggi Kecamatan Ngawi, yang saat itu hendak memperbaiki senapan angin miliknya. Kebetulan, bengkel tersebut juga menyediakan alat bubut. 

Saat itu, korban Ari Firmansyah sedang bekerja di ruang bubut bersama rekannya. Selang beberapa saat, terdengar suara letusan senapan angin dari arah bagian etalase.

Arinta, pemilik bengkel, langsung mendatangi arah letusan. Ternyata suara letusan berasal dari Antok yang sedang mencoba senapan angin miliknya. Peluru senapan angin itu mengenai dada bagian kanan Ari Firmansyah (korban). Ia pun langsung tersungkur.

BACA JUGA : 

Bulan Puasa, Warung Pinggir Jalan di Kabupaten Ngawi Siang Hari Wajib Tutup

Bupati Ngawi Persiapkan Generasi Muda Sebagai Petani Andal

Heru Kusnindar Resmi Jabat Ketua DPRD Ngawi

Razia Jelang Ramadhan, Puluhan Sepeda Motor di Ngawi Diamankan Polisi

Arinta, pemilik bengkel, langsung mendatangi arah letusan. Ternyata suara letusan berasal dari Antok yang sedang mencoba senapan angin miliknya. Peluru senapan angin itu mengenai dada bagian kanan Ari Firmansyah (korban). Ia pun langsung tersungkur.

Melihat kondisi itu, korban langsung dibopong keluar oleh dua rekannya untuk dilarikan ke RSU Widodo. Saat sampai RS, nyawa korban tidak tertolong. Diduga korban meninggal sewaktu dalam perjalanan ke rumah sakit.

"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan 6 saksi, termasuk juga alat bukti yang ada, juga sudah kita laksanakan gelar perkara, ditetapkan satu orang tersangka," jelas AKP I Gusti Agung Ananta Pratama, Kasatreskrim Polres Ngawi pada awak media.

Kata kasatreskrim, pemilik senjata angin ditetapkan tersangka dan bakal dijerat dengan pasal 359 KUHP, yaitu kelalaian yang menyebabkan meninggalnya seseorang dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

"Untuk tersangka dijerat pasal 359 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara," pungkasnya.(nal/rev)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...