Cabup Qosim ketika meluncurkan Kartu Pemuda Bangkit. (foto: ist)
"Itu semua demi mempersiapkan anak muda Kabupaten Gresik semakin cakap, punya keterampilan, kreatif, dan punya jiwa entrepreneurship yang kuat," tutur Qosim.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik, kelompok usia muda (20-40 tahun) yang teregister pada 2019 cukup besar jumlahnya. Rinciannya, penduduk berusia 20-24 tahun terdapat sekitar 98.612 jiwa, usia 25-29 berjumlah 93.645 jiwa, dan usia 30-34 terdapat 92.492 jiwa.
Kemudian, usia 35-39 terdapat 108.911 penduduk, lalu kelompok usia 40-44 sebanyak 106.001 jiwa. Bila ditotal, kelompok muda usia produktif di Gresik jumlahnya cukup besar, yaitu mencapai 499.661.
Menurut Qosim, Gresik sedang menikmati bonus demografi, yakni jumlah penduduk yang berusia muda dan produktif cukup besar.
"Maka tak heran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik Nomor Urut Satu menaruh perhatian yang besar untuk mengembangkan potensi pemuda, agar mampu menjawab tantangan zaman," pungkas Qosim. (hud/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




