Cinta Monyet, Motif Pembunuhan Bocah di Bungah Gresik yang Mayatnya Ditemukan Kondisi Terikat

Cinta Monyet, Motif Pembunuhan Bocah di Bungah Gresik yang Mayatnya Ditemukan Kondisi Terikat Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menunjukkan sejumlah BB pembunuhan Aril. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto akhirnya menggelar rilis kasus pembunuhan Akhmad Arinal Hakim (13), warga Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah, yang jasadnya ditemukan dengan kondisi kedua tangan dan kaki terikat di kubangan bekas tambang galian C kawasan Bukit Jamur, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada 30 Oktober 2020 lalu.

Korban yang akrab dipanggil Aril ini dihabisi oleh temannya sendiri berinisial MSK (15) dan SNI (16). Aksi pembunuhan yang dilakukan oleh dua anak baru gede (ABG) ini bermotif cinta monyet. Di mana, kekasih MSK disebut-sebut kerap digoda oleh korban.

Sementara untuk tersangka SNI, mengaku ikut melakukan pembunuhan lantaran kesal terhadap korban yang kerap mengejek orang tuanya.

"Jadi, motif awalnya karena korban AH (Arinal Hakim) sering mengganggu teman perempuan (pacar) MSK. Lalu kenapa mereka berdua bisa sepakat melakukan pembunuhan, karena orang tua SNI juga sering diejek oleh korban," ungkap Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat rilis ungkap kasus tersebut, Jumat (6/11/2020).

Mantan Kapolres Ponorogo ini membeberkan, sebelum dihabisi, korban terlebih dulu diajak bertemu di lapangan Desa Bungah. Tidak lama kemudian, mereka berjalan menuju area Bukit Jamur yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan.

Setibanya di TKP, lanjut kapolres, kepala korban lalu dipukul menggunakan kayu oleh salah seorang pelaku. Akibatnya, korban tak sadarkan diri dan jatuh ke tanah. Kedua pelaku kemudian menenggelamkan korban dalam kondisi pingsan ke dalam kubangan air bekas galian batu kapur. 

Simak berita selengkapnya ...