Mayat Bocah Tangan dan Kaki Terikat di Kubangan Eks Galian C Diduga Korban Pembunuhan

Mayat Bocah Tangan dan Kaki Terikat di Kubangan Eks Galian C Diduga Korban Pembunuhan Mayat sebelum dievakuasi.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Penemuan mayat bocah jenis kelamin laki-laki dengan kondisi kedua tangan dan kaki terikat di eks kubangan galian C, tepatnya area wisata Bukit Jamur di Desa Bungah Kecamatan Bungah, telah dievakuasi petugas Polsek Bungah, Jumat (30/10/2020, petang.

Mayat diperkirakan berusia 12-14 tahun itu saat ini berada di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses autopsi, setelah dievakuasi petugas dengan berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap. Polres Gresik saat ini tengah melacak identitas korban. Sebab, tak ditemukan identitas di tubuh korban. Polisi juga tengah memburu pelaku yang diduga menghabisi nyawa korban.

Data awal yang dikantongi petugas Polsek Bungah, mayat bocah berjenis kelamin laki-laki tersebut mengenakan baju koko lengan pendek, dan sarung berwarna coklat dengan kondisi kedua tangan terikat ke belakang, dan kedua kaki juga terikat tali tambang.

Mayat kali pertama diketahui saksi Nur Amin Grobokan (15), dan Solahudin Ahmad Pahami (16), Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Islam Tegal Joyo, Desa Bungah, Kecamatan Bungah. Kedua santri ketika itu tengah mencari mangga di sekitar area tambang Bukit Jamur.

Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk. Diduga kondisi mayat sudah membusuk selama dua hingga tiga hari. Sebab muncul bau menyengat sangat tajam dari jenazah korban.

Kapolsek Bungah, AKP Sujiran kepada wartawan menyatakan, pihaknya saat ini tengah melacak identitas korban. "Kami tengah identifikasi korban," katanya, Jumat (30/10/2020) malam.

Simak berita selengkapnya ...