Kamis, 03 Desember 2020 14:00

BHS-Taufiq Bakal Siapkan Tim Fasilitasi Perizinan UMKM Sidoarjo

Kamis, 29 Oktober 2020 14:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Musta'in
BHS-Taufiq Bakal Siapkan Tim Fasilitasi Perizinan UMKM Sidoarjo
SAMBANG UMKM: Cabup BHS mengunjungi UMKM tas-dompet di Desa Pangkemiri Tulangan, Rabu (28/10). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Perizinan yang kerap menjadi keluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendapatkan perhatian khusus paslon Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo 2020, Bambang Haryo Soekartono-M Taufiqulbar (BHS-Taufiq). Paslon ini bakal menyiapkan tim fasilitasi untuk pengurusan perizinan bagi UMKM.

"Kami bakal siapkan ASN terbaik belajar soal perizinan ke BPOM, BSN, Depkes RI, maupun belajar soal sertifikasi halal," cetus Cabup BHS saat mengunjungi UMKM tas dan dompet, di Desa Pangkemiri Kecamatan Tulangan, Rabu (28/10).

Pendampingan pengurusan perizinan itu, diharapkan membantu para pelaku UMKM untuk kebutuhan perizinan. Selain itu, jika memungkinkan disiapkan konsep layaknya perizinan sementara, sambil menunggu perizinan resmi diterbitkan oleh pihak yang berwenang.

Politikus Partai Gerindra ini menegaskan, UMKM harus mendapatkan perhatian dari pemerintah. Sebab UMKM menjadi tulang punggung ekonomi nasional 76 persen dan 33 persennya industri. Di Sidoarjo menyumbang 63 persen dan sisanya 37 persen dari pabrikan.

"UMKM juga menyumbang ekonomi saat resesi ekonomi. UMKM menyerap tenaga kerja 97 persen secara nasional dan Sidoarjo sekitar 93 persen. Sisanya 7 persen pabrikan. Kami berharap UMKM tidak dihambat usaha dan perizinannya, jangan dipersulit dan dicari-cari kesalahannya," tegas mantan anggota DPR RI ini.

BHS juga berharap nantinya dinas terkait lebih serius membantu memasarkan produk-produk UMKM Kota Delta. Baik pemasaran offline maupun online. "Pemkab harus membantu pemasaran produk-produk UMKM baik online maupun offline. Misalnya seluruh produk UMKM di-display di lapak online milik pemkab," pintanya.

BHS lalu mencontohkan kerajinan tas yang ditekuni Ny Tutik dan Ny Nanik, warga Desa Pangkemiri. Sebab usaha rumahan sudah mampu menyerap tenaga kerja dari warga setempat. Tenaga kerja itu bahkan terdapat janda. Juga pelajar yang bekerja sambilan untuk membeli pulsa sebagai sarana belajar daring saat pandemi Covid-19.

"Termasuk kesulitan permodalan harus dibantu. Kalau saya diamanahi memimpin Sidoarjo, maka masalah permodalan untuk UMKM akan saya kawal. Apalagi, Pak Jokowi sudah menggelontorkan Rp 190 Triliun melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM di seluruh Indonesia," tegas alumni ITS Surabaya ini.

BHS juga bakal membantu manajemen pengemasan (packaging) produk agar lebih menarik dan bisa menaikkan harga jual. "Makanya Pemkab Sidoarjo harus bisa mendampingi pemasaran produk UMKM baik online maupun offline. Bahkan saya bakal membuat sentra market agar UMKM bisa menitipkan produknya," ungkapnya.

Pemilik UMKM tas, Ny Tutik mengaku telah menggeluti usaha tersebut sejak 15 tahun silam. Selain Sidoarjo dan Surabaya, tas produknya sudah menembus pasar Solo dan Kudus. Meski begitu, kini dia hanya melayani order dari Sidoarjo dan Surabaya.

Kata Ny Tutik, dulu dia memasarkan sendiri hasil produknya. Namun kini tas buatannya dikulak orang lain untuk dijual lagi. "Kalau pemasaran dibantu pemerintah, seperti program Pak BHS, kami sangat terbantu sekali. Kalau bisa jualan sendiri, saya bisa lebih banyak memberdayakan warga sekitar," ungkapnya. (sta/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...